Geopark Rajamandala, Surga Wisata di Bandung Barat

Kamis, 27 Juni 2019 - 17:01 WIB
Geopark Rajamandala,...
Geopark Rajamandala, Surga Wisata di Bandung Barat
A A A
BANDUNG BARAT - Keberadaan Geopark Rajamandala yang di kawasan Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum banyak diketahui wisatawan. Padahal, keindahan bebatuan alam yang terbentuk dari sisa-sisa peradaban dari cekungan danau Bandung purba ribuan tahun itu sangat memesona. Alamnya tak kalah dengan Geopark Ciletuh di Sukabumi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Sri Dustirawati mengatakan potensi sumber daya alam, khususnya kawasan geopark tidak selalu dimiliki oleh setiap daerah. Bahkan untuk di Jawa Barat saja, dari 27 kabupaten/kota hanya ada lima kabupaten yang memiliki geopark, yakni Kabupaten Sukabumi, Bogor, Tasikmalaya, Pangandaran, dan KBB.

"Lima kabupaten ini telah menjalin kesepakatan bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengembangan kawasan geopark. Maka keberadaannya (geopark) tidak boleh dirusak karena menjadi wahana edukasi dan konservasi," kata Sri.

Kawasan geopark tersebut sudah diakui melalui kesepakatan bersama yang ditandatangani Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan lima bupati, termasuk Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna pada 13 November 2018. Hal ini diperkuat oleh Peraturan Presiden No 9 Tahun 2019 tentang Pengembangan Geopark sebagai dasar hukum.

Geopark Rajamandala atau yang dulunya dikenal dengan Geopark Citatah meliputi kawasan Stone Garden, Guha Pawon, Tebing Hawu, Tebing 125, Pabeasan, Sanghyang Heuleut, Sanghyang Tikoro, Sanghyang Poek, Sanghyang Kenit, dan Cikahuripan. (Baca juga: Fans Sedih dengan Perceraian Song Joong Ki-Song Hye Kyo ).

Saat ini pengelolaannya melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat dan tinggal Cikahuripam yang belum ada Pokdarwis. "Geopark ini selain wahana edukasi, dan konservasi, juga sebagai wahana pemberdayaan masyarakat sehingga masyarakat sekitar juga bisa menikmati dan merasakan keberadaannya," tutur dia.

Untuk mengembangkan Geopark Rajamandala dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit karena termasuk untuk pembukaan ataupun perbaikan akses jalan menuju lokasi. Dirinya menargetkan pascapenandatangan MoU oleh Bupati Aa Umbara Sutisna dengan pihak provinsi, Geopark Rajamandala bisa menjadi geopark nasional atau Global Geopark seperti halnya Ciletuh.

"Tujuan dan sasaran dari geopark adalah untuk melindungi keragaman bumi (geodiversity) dan konservasi lingkungan. Semoga dengan campur tangan provinsi bisa membantu pengembangan Geopark Rajamandala, karena Ciletuh saja dibantu masa KBB (Rajamandala) tidak," imbuhnya.
(tdy)
Berita Terkait
5 Destinasi Wisata Populer...
5 Destinasi Wisata Populer di Dago Bandung, Tebing Keraton Jadi Fovorit
Daruma Pool and Coffee...
Daruma Pool and Coffee Destinasi Wisata Keluarga Baru di Tangerang
Wisata Argosari Lumajang,...
Wisata Argosari Lumajang, Desa di Atas Awan dengan Banyak Pesona
Deretan Wisata Religi...
Deretan Wisata Religi Bukit Doa Mahawu Sulawesi Utara, Ada Gua Bunda Maria
Sensasi Wisata Sarat...
Sensasi Wisata Sarat Fantasi di Sentosa Sensoryscape, Landmark Baru Singapura
5 Pesona Desa Sembalun...
5 Pesona Desa Sembalun yang Jadi Destinasi Bulan Madu Halal, bak Surga Dunia
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
3 jam yang lalu
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
4 jam yang lalu
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
4 jam yang lalu
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
4 jam yang lalu
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
5 jam yang lalu
Gebrakan Riswandi, Pemuda...
Gebrakan Riswandi, Pemuda Bulukumba yang Bantu UMKM Lokal Lewat Literasi Visual
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved