Vaksin Influenza Dinilai Penting buat Lansia dan Tenaga Kesehatan

Minggu, 21 Juli 2019 - 01:28 WIB
Vaksin Influenza Dinilai...
Vaksin Influenza Dinilai Penting buat Lansia dan Tenaga Kesehatan
A A A
JAKARTA - Setiap orang berisiko terkena influenza. Sayangnya, influenza kerap dianggap sebagai penyakit ringan. Komplikasi akibat influenza pun dapat terjadi pada kelompok berisiko tinggi yaitu anak-anak, orang lanjut usia (lansia) di atas 65 tahun, individu dengan penyakit kronis, dan ibu hamil.Dalam data WHO (World Health Organization) atau Organisasi Kesehatan Dunia menyebutkan bahwa influenza menyebabkan 500.000 kematian per tahun dan sebanyak 70 persen dari kasus kematian tersebut dialami oleh lansia. Padahal, penyakit ini dapat dicegah.Pencegahan Influenza dapat dilakukan melalui vaksinasi yang harus dilakukan setiap tahun. Namun, rendahnya kesadaran masyarakat mengenal upaya pencegahan menyebabkan influenza masih menjadl masalah kesehatan utama.
"Vaksinasi influenza direkomendasikan oleh berbagai lembaga kesehatan seperti WHO dan Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI, terutama bagi mereka yang menderita penyakit kardiovaskuler. Vaksinasi merupakan cara efektif untuk mencegah infeksi dan komplikasi yang ditimbulkan oleh virus influenza," kata Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PB PAPDI, Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, SpPD, K-Al di Jakarta, belum lama ini.

Data studi memperlihatkan bahwa vaksinasi influenza pada penderita kardiovaskuler dapat menurunkan risiko serangan jantung hingga 67 persen dan menurunkan risiko stroke sebanyak 24 persen. Bahkan, infeksi saluran napas oleh virus influenza dapat meningkatkan risiko terkena stroke dan serangan jantung 3-5 kali lipat dalam 3 hari setelah terinfeksi.

"Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI juga merekomendasikan pemberian vaksin influenza pada penyandang diabetes untuk menurunkan risiko terinfeksi virus influenza yang menyebabkan rawat inap, perawatan di unit intensif dan kematian," ujar Prof. Dr. dr. Samsuridjal.

Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof. Dr. dr. Cissy B Kartasasmita, SpA(K), PhD mengungkapkan bahwa vaksinasi influenza merupakan cara pencegahan yang terbukti efektif dari segi biaya. Vaksinasi influenza juga efektif memberikan perlindungan hingga 90 persen bagi mereka yang menerika vaksin dengan galur (strain) yang sama dengan galur virus influenza yang beredar.

"Vaksin influenza membutuhkan waktu kurang lebih dua minggu dalam proses membentuk antibodi setelah vaksin dilakukan," ungkap Dr. Cissy.

Selanjutnya, vaksin dapat bertahan kurang lebih 1 tahun karena seringkali terjadi mutasi virus. Hal ini disebabkan adanya antigenic drift atau mutasi minor (ringan) saat virus influenza melakukan replikasi sehingga bersirkulasi virus galur yang baru. Oleh karena itu, vaksinasi influenza perIu dilakukan secara rutin setiap tahun.

Efektivitas vaksinasi juga bergantung pada galur dalam vaksin influenza, sebab gaIur virus influenza dapat berubah setiap tahun. lnilah latar belakang WHO mengeluarkan rekomendasi tahunan komposisi galur virus influenza yang dapat dibedakan menjadi NH (Northern Hemisphere) dan SH (Southern Hemisphere).

Jumlah vaksinasi influenza yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia masih tergolong rendah, cakupannya hanya berkisar 500.000 dosis vaksin per tahun.Apabila ditinjau dari sisi kelompok berisiko, cakupan vaksinasi influenza di kalangan petugas kesehatan di lndonesia pun masih terbilang rendah jika dibandingkan dengan Singapura, Korea Selatan, Thailand. Negara-negara tersebut bahkan mewajibkan vaksinasi influenza secara rutin setiap tahun untuk melindungi petugas kesehatan serta mencegah penularan influenza kepada pasien.
"Influenza bukanlah penyakit yang sepele. Terutama di negara tropis seperti Indonesia, di mana flu bisa terjadi tidak hanya di musim hujan. Sudah saatnya masyarakat Indonesia melakukan pencegahan influenza meIalui vaksinasi yang sesuai agar terlindungi secara efektif, terutama bagi kaum lansia dan tenaga kesehatan," papar Ketua PERGEMI, Prof. Dr. dr. Siti Setiati, SpPD. K-Ger.
(nug)
Berita Terkait
Tak Perlu Panik, Ini...
Tak Perlu Panik, Ini Efek Samping Vaksin Flu yang Perlu Diketahui
Super Flu Sedang Mewabah,...
Super Flu Sedang Mewabah, Ini 5 Cara Mencegahnya
Kemenkes Sebut Super...
Kemenkes Sebut Super Flu Subclade K di Indonesia Masih Terkendali
Pentingnya Vaksinasi...
Pentingnya Vaksinasi Influenza untuk Cegah Komplikasi Flu
Belajar dari Kasus Barbie...
Belajar dari Kasus Barbie Hsu, Apa Itu Influenza dan Bagaimana Bisa Mematikan?
Musim Pancaroba Influenza...
Musim Pancaroba Influenza Tipe A Merebak, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai
Berita Terkini
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
42 menit yang lalu
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
1 jam yang lalu
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
1 jam yang lalu
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
2 jam yang lalu
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
2 jam yang lalu
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
2 jam yang lalu
Infografis
Jaminan Kesehatan Mantan...
Jaminan Kesehatan Mantan Menteri dan Keluarganya Jadi Beban APBN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved