Mengurangi Level Kolesterol Jelek Turunkan Risiko Kena Stroke

Minggu, 04 Agustus 2019 - 08:47 WIB
Mengurangi Level Kolesterol...
Mengurangi Level Kolesterol Jelek Turunkan Risiko Kena Stroke
A A A
JAKARTA - Mengurangi level tinggi kolesterol sisa atau kolesterol jelek bisa menurunkan risiko stroke dan infark miokard secara signifikan. Pernyataan ini diungkapkan para periset yang baru saja mengobservasi level kolesterol sisa di dalam darah orang dewasa setinggi jumlah kolesterol LDL jahat.

Penemuan ini didasarkan pada data dari orang-orang dari Kajian Populasi Kopenhagen, sebuah survei populasi Denmark yang melibatkan 140.000 orang. Kajian ini menunjukkan kolesterol sisa mungkin lebih bertanggung jawab atas penyakit kardiovaskular ketimbang kolesterol LDL yang disebut kolesterol jahat.

“Hasil kami menunjukkan bahwa jumlah kolesterol sisa di dalam darah orang dewasa Denmark setinggi jumlah kolesterol LDL yang jahat. Kami pernah menunjukkan kalau kolesterol sisa setidaknya sekritis kolesterol LDL terkait peningkatan risiko infark miokard dan stroke, dan, itu adalah perkembangan yang mengganggu,” ujar seorang dosen di University of Copenhagen, Denmark, seperti dikutip Time Now News.

Ada tiga tipe kolesterol yang ditemukan di dalam darah. Mereka adalah kolesterol sisa atau kolesterol jelek, kolesterol LDL atau kolesterol jahat dan kolesterol HDL atau kolesterol baik. Dalam kajian mereka, para periset menemukan, dari usia 20—60, jumlah kolesterol sisa di dalam darah terus meningkat dan bagi banyak orang, jumlahnya tetap tinggi di sepanjang hidup mereka.

“Kajian sebelumnya dari Kajian Populasi Umum Kopenhagen menunjukkan kalau kelebihan berat badan dan obesitas adalah penyebab utama tingginya jumlah kolesterol sisa di dalam darah orang dewasa Denmark. Sebagai tambahan, diabetes, gen warisan kurangnya olahraga juga punya peran,” papar MD Mie Balling, salah satu penulis kajian ini.

Penemuan kajian ini menunjuk fakta bahwa pencegahan infark miokard dan stroke seharusnya tidak hanya berfokus pada mengurangi kolesterol LDL. Namun, juga mengurangi kolesterol sisa dan trigliserida, salah satu tipe lemak.

“Sejauh ini, baik kardiolog dan dokter umum sebagian besar berfokus pada mengurangi kolesterol LDL, tapi di masa depan, fokusnya juga akan mengurangi trigliserida dan kolesterol sisa,” kata Borge Nordestgaard, seorang dosen di University of Copenhagen.
(alv)
Berita Terkait
Antusias Warga Sambut...
Antusias Warga Sambut Deteksi Dini Kesehatan Jantung Gratis
Resmi Dibuka, Heartology...
Resmi Dibuka, Heartology Hadirkan Terobosan untuk Penanganan Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
Tanda-Tanda Peringatan...
Tanda-Tanda Peringatan Serangan Jantung yang Jarang Diperhatikan
Solusi Deteksi Dini...
Solusi Deteksi Dini Penyakit Stroke dengan Aplikasi Jagatara
Alat Pacu Jantung Terkecil...
Alat Pacu Jantung Terkecil di Dunia Seukuran Sebutir Beras Diperkenalkan
Manfaat Puasa Ramadhan...
Manfaat Puasa Ramadhan untuk Pasien Jantung
Berita Terkini
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
9 jam yang lalu
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
9 jam yang lalu
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
11 jam yang lalu
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
12 jam yang lalu
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
13 jam yang lalu
Mengenali Kondisi Kulit...
Mengenali Kondisi Kulit Kini Bisa Dimulai dari Foto Selfie
14 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved