Ini Pentingnya Imunisasi bagi Kesehatan Bayi dan Anak

Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:30 WIB
Ini Pentingnya Imunisasi...
Ini Pentingnya Imunisasi bagi Kesehatan Bayi dan Anak
A A A
JAKARTA - Imunisasi adalah upaya pengebalan tubuh yang dapat diperoleh secara aktif maupun pasif. Imunisasi aktif dilakukan dengan memberi vaksin pada individu. Upaya ini telah terbukti efektif dan aman di seluruh dunia. Sebenarnya ada dua upaya kesehatan masyarakat yang paling berhasil, efisien, dan efektif yaitu imunisasi dan penyediaan air bersih.

Di Indonesia bayi dan balita seyogianya menerima lima vaksin yang ditujukan untuk mencegah sembilan penyakit menular berbahaya. Kesembilan penyakit yang diprioritaskan di Indonesia adalah Hepatitis B, Tuberkulosis, Polio, Difteri, Tetanus, Pertusis, Hemofilus influenzae tipe b, Campak, dan Rubela.

Semua pihak terus berupaya menambah jumlah penyakit yang bisa diimunisasi namun berbagai kendala dan keterbatasan harus diperhitungkan. Di seluruh dunia, hanya ada 40 penyakit yang memiliki vaksin sebagai upaya pencegahan. Ini terjadi karena membuat vaksin adalah pekerjaan besar dan sulit. Vaksin yang lolos pasti telah melewati berbagai tahap yang tidak ringan.

Sementara, terdapat lima vaksin untuk kesembilan penyakit yang diberikan saat bayi. Diantaranya adalah BCG, Polio tetes dan injeksi, Pentabio (yang berisi DPT-Hepatitis B-HIB dan MR (campak rubela). Beragam jenis vaksin sendiri diberikan sesuai dengan usia bayi. Umur minimal ini perlu dipatuhi, demikian pula dengan jarak antar vaksin.

Vaksin disediakan di sarana kesehatan pemerintah dan swasta. Pelayanan di sarana pemerintah dapat diperoleh cuma-cuma dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Namun, di Indonesia masih ada beberapa vaksin lain yang tidak diberikan secara masal oleh pemerintah.

Vaksin tersebut dapat diperoleh di jalur swasta. Beberapa penyakit yang mempunyai vaksin namun tidak disediakan di sarana pemerintah antara lain adalah Infeksi Rotavirus, infeksi karena Streptococcus pneumoniae, Influenza, Hepatitis A, Cacar air, Demam tifoid, Mumps atau Gondong, Japanese encephalitis, kanker leher rahim, dan Demam Berdarah.

Semua vaksin di Indonesia telah lolos saringan super ketat, melewati tahap yang begitu panjang, dan terbukti telah menyelamatkan banyak nyawa di seluruh dunia. Sekalipun variasi biaya relatif tidak sangat ringan, dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan ketika sakit, biaya imunisasi jauh lebih rendah.
(alv)
Berita Terkait
Ini Alasan Ahli Kesehatan...
Ini Alasan Ahli Kesehatan Desak Kemenkes Segera Izinkan Booster Kedua untuk Umum
Perlukah Masyarakat...
Perlukah Masyarakat Umum Mendapatkan Vaksin Booster?
Gejala Umum Efek Samping...
Gejala Umum Efek Samping Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya
Bahaya! Vaksinasi Umum...
Bahaya! Vaksinasi Umum Menurun, Indonesia Harus Waspadai Twindemics
IDI Sarankan Vaksin...
IDI Sarankan Vaksin Booster Covid-19 Kedua untuk Umum
Menolak Divaksin, Warga...
Menolak Divaksin, Warga Prancis Bakal Dilarang Naik Transportasi Umum
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
7 jam yang lalu
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
8 jam yang lalu
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
8 jam yang lalu
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
9 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
9 jam yang lalu
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
9 jam yang lalu
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved