Vimast Gemakan Budaya Indonesia di Australia dengan Cara Unik

Sabtu, 16 November 2019 - 02:32 WIB
Vimast Gemakan Budaya...
Vimast Gemakan Budaya Indonesia di Australia dengan Cara Unik
A A A
JAKARTA - Musisi Viza K. Mahasa atau yang akrab disapa Vimast memiliki cara unik untuk semakin menggemakan budaya terutama bahasa Indonesia di Australia, Austria dan negara lain di dunia. Dia mengemas musik yang menarik dan easy listening sebagai bagian mengenalkan Indonesia kepada dunia.

Meski terbilang masih baru, Vimast sudah melakukan beragam kegiatan konkret untuk memberikan dampak positif bagi semua orang. Salah satu yang pernah dilakukannya adalah menginisiasi gerakan Milenial Bangun Masjid bersama Robi Satria gitaris band Geisha. Di sini, dia dan Robi mengajak milenial membangun masjid di Palu yang terdampak bencana alam.

Tidak berhenti sampai di situ, Vimast pun kembali membuat gebrakan agar lagu karya berbahasa Indonesia bisa diterima masyarakat dunia, salah satunya Australia. Empat tahun berkarya lewat genre World Music, Vimast membuat masyarakat begitu familiar dengan perpaduan musik modern dan etnik. Bahkan, karya musiknya masuk dalam kurikulum sekolah di Australia untuk pelajaran Bahasa Indonesia, yang diterapkan sejak 4 tahun lalu.

"Materi untuk belajar Bahasa Indonesia di Australia budaya pakai lagu Vimast, banyak dibawakan musisi Indonesia lain kayak Michael Jakaramina (alumnus Idol 1) bawakan lagu Yogya Love Story atas permintaan EO. Akhirnya 2019 benar Vimast diundang untuk main start 15 Agustus main di 10 sekolah yang kalau ada workshop gamelan, song writing bikin lagu pakai Bahasa Indonesia," ungkap Vimast saat ditemui SINDO di Jakarta, belum lama ini.

Kegiatan menggemakan sekaligus mempopulerkan bahasa dan budaya Indonesia kepada siswa-siswi SMA di Australia ini dilakukan pada Agustus-Oktober 2019. Ajang tersebut merupakan bagian merayakan 74 tahun kemerdekaan Indonesia, dan 70 tahun persahabatan Indonesia-Australia.

Kehadiran Vimast di Australia itu merupakan undangan dari BBIP (Balai Bahasa Indonesia Perth), WILTA (Westralian Indonesian Language Teachers Association) yang bekerjasama dengan KJRI Perth. Mereka memberitahukan kepada Vimast jika lagu Kurikulum Hatimu dan Jogja Love Story menjadi bahan pembelajaran siswa/i di benua Australia dalam mempelajari Bahasa Indonesia.

"Wah, ini sih amazing sekali, musisikan tahunya bermusik saja, mana tahu kalau impact-nya bisa sebesar ini. Di dalam negeri, oke mungkin kita masih di-under estimate, tapi watch-out guys, lagu-lagu Vimast alhamdulillah bisa jadi bahan diplomasi persatuan dan persahabatan antar negara," tutur Vimast.

"Benar-benar sebuah pengalaman yang enggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, di mana remaja siswi yang mayoritas perempuan Australia berteriak histeris sekaligus fasih membawakan lagu-lagu karya saya dari awal sampai akhir, saat itu mereka enjoy," sambungnya.
(nug)
Berita Terkait
Mengenal Lima Jenis...
Mengenal Lima Jenis Musik Keroncong Warisan Budaya Asli Indonesia
5 Jenis Musik Keroncong...
5 Jenis Musik Keroncong Warisan Budaya Asli Indonesia
Lestarikan Kesenian...
Lestarikan Kesenian Tradisional, GMC Jatim Gelar Lomba Musik Patrol
JMF 2022 Ingin Gemakan...
JMF 2022 Ingin Gemakan Musik Melayu di Kalangan Milenial
5 Genre Musik yang Muncul...
5 Genre Musik yang Muncul dari Budaya Masyarakatnya
Pagelaran Sabang Merauke,...
Pagelaran Sabang Merauke, Merayakan Keberagaman Melalui Seni
Berita Terkini
Karina Ranau Trauma...
Karina Ranau Trauma Berat Usai Dianiaya hingga Takut Pergi ke Warung Sendiri
18 menit yang lalu
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
1 jam yang lalu
Microdrama Her Dangerous...
Microdrama Her Dangerous Game Tayang di V+Short, Simak Sinopsisnya di Sini!
2 jam yang lalu
Karina Ranau Minta Polisi...
Karina Ranau Minta Polisi Tambahkan Pasal Baru dalam Kasus Dugaan Penganiayaan
3 jam yang lalu
7 Tips Bikin Konten...
7 Tips Bikin Konten Review Produk yang Menarik ala Kreator TikTok Novita Sari
3 jam yang lalu
Padi Reborn Abadikan...
Padi Reborn Abadikan Magis Panggung 360 Derajat, Hadirkan Cinematic Experience Konser Dua Delapan
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved