Pemprov Sulut Matangkan Proyek KEK Pariwisata Likupang

Kamis, 12 Desember 2019 - 13:24 WIB
Pemprov Sulut Matangkan...
Pemprov Sulut Matangkan Proyek KEK Pariwisata Likupang
A A A
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus mematangkan rencana pembangunan infrastruktur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Kabupaten Minahasa Utara.

KEK Likupang diharapkan dapat meningkatkan serapan wisatawan mancanegara di Sulawesi Utara sebesar 162.000 orang pada 2025. Jumlah ini menyerap sekitar 16% dari target yang ditetapkan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, yaitu 1 juta wisatawan mancanegara pada 2025. Selain itu, KEK Likupang diprediksi mampu memberikan kontribusi pada pendapatan devisa di tahun 2030 sebesar Rp22,5 triliun.

Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen meminta instansi terkait di Pemprov Sulut untuk bekerjasama dengan pihak lain dalam pengembangan KEK likupang. “Kepada Dinas PUPR diharapkan dapat segera membuatkan list pertemuan rapat dengan Balai Jalan, Balai Sungai yang ada di Sulut terkait pengembangan KEK Likupang,” kata Silangen saat melakukan peninjauan sekaligus memimpin rapat on the spot di KEK Likupang, Rabu (11/12).

Kata dia, melalui pertemuan yang dilakukan itu akan dapat dihasilkan rekomendasi-rekomendasi untuk mempercepat pembangunan KEK Likupang.

Dijelaskan komitmen program pembangunan KEK Likupang pada tiga tahun pertama yaitu pembangunan resort (luxury green resort, commercial retail), danau, utilitas, hiburan (cultural village), dan jalan. Pembangunan tahap I seluas 63,7 ha dengan investasi pembangunan kawasan tahap I (BUPP) Rp126,5 miliar dan investasi pelaku usaha tahap I Rp382,5 miliar.

Dalam peninjauan tampak hadir Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut Gammy Kawatu, para pejabat Pemprov Sulut, dan Pemkab Minut.

Pada kesempatan itu Sekdaprov Silangen juga mengatakan, rapat ini dilakukan untuk mengetahui kondisi ril di lapangan dalam rangka mewujudkan KEK Pariwisata Likupang yang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata superprioritas oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata.

“Rapat ini dilakukan on the spot supaya jangan di balik meja saja. Rapat ini sekaligus untuk koordinasi sehingga kita jadi paham kondisi di lapangan,” katanya.
(tsa)
Berita Terkait
5 Destinasi Wisata Populer...
5 Destinasi Wisata Populer di Dago Bandung, Tebing Keraton Jadi Fovorit
Daruma Pool and Coffee...
Daruma Pool and Coffee Destinasi Wisata Keluarga Baru di Tangerang
Wisata Argosari Lumajang,...
Wisata Argosari Lumajang, Desa di Atas Awan dengan Banyak Pesona
Deretan Wisata Religi...
Deretan Wisata Religi Bukit Doa Mahawu Sulawesi Utara, Ada Gua Bunda Maria
Sensasi Wisata Sarat...
Sensasi Wisata Sarat Fantasi di Sentosa Sensoryscape, Landmark Baru Singapura
5 Pesona Desa Sembalun...
5 Pesona Desa Sembalun yang Jadi Destinasi Bulan Madu Halal, bak Surga Dunia
Berita Terkini
Jarwo Kwat Kenang Temon:...
Jarwo Kwat Kenang Temon: Pelawak yang Tak Pernah Marah dan Selalu Menghibur
2 jam yang lalu
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
2 jam yang lalu
Festival Dessert Terbesar...
Festival Dessert Terbesar Siap Maniskan Jakarta selama Tiga Pekan
2 jam yang lalu
Kronologi Temon Meninggal...
Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
3 jam yang lalu
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat dan Rekan Artis
4 jam yang lalu
Viral! Lagu MBG Mas...
Viral! Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' Muncul di Film Cek Khodam, Ternyata Ini Ceritanya
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved