Hadirkan Okokan Kolosal, Tanah Lot Art & Food Festival Pecahkan Rekor

Sabtu, 14 Maret 2020 - 19:03 WIB
Hadirkan Okokan Kolosal,...
Hadirkan Okokan Kolosal, Tanah Lot Art & Food Festival Pecahkan Rekor
A A A
JAKARTA - Pagelaran Tanah Lot Art & Food Festival yang dihelat Pemerintah Kabupaten Tabanan di Pantai Tanah Lot, 13-15 Maret 2020 terasa lebih meriah karena menghadirkan Okokan kolosal pertama dengan peserta terbanyak, di mana ada 1.000 seniman yang tampil dan berhasil memecahkan rekor.

“Yang paling menarik dari Tanah Lot Art & Festival tahun ini adalah penampilan Okokan kolosal. Saya berani klaim bahwa Okokan kolosal ini adalah parade okokan pertama dengan peserta terbanyak yang diselenggarakan di Pantai Tanah Lot,” kata Bupati Tabanan, Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh elemen yang turun tangan dalam terlaksananya acara ini. Festival ini bukan milik pemerintah, tapi milik seluruh masyarakat Tabanan,” tambahnya.

Sebanyak 1.000 seniman tumpah ruah memenuhi pantai Tanah Lot, Bali. Keramaian tidak hanya terlihat dari barisan para seniman, juga dihadiri masyarakat, termasuk para turis internasional.

Penampilan Okokan Kolosal berlangsung selama 10 menit ini membuat masyarakat menikmatisajian yang dihadirkan. Kemariahan diakhiri penyerahan Piagam penghargaan dari Bupati Eka kepada Manager Operational Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana.

Pagelaran ini merupakan bentuk komitmen Bupati Eka untuk terus berinovasi dalam mengembangkan pariwisata Tabanan. “Festival ini bertujuannya adalah semakin mengenalkan Tanah Lot sebagai destinasi wisata berkelas Internasional. Sehari biasanya ada 7.000 – 9.000 pengunjung, sekarang paling hanya 5.000 – 6.000 pengunjung per hari. Semoga wisatawan Tanah Lot bisa kembali normal. Saya berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mempromosikan pariwisata Tabanan agar bisa pulih pasca wabah virus Corona ini. Pokoknya nanti tunggu saja kejutan selanjutnya,” beber dia.

Bupati Eka berharap festival tersebut mampu menjauhkan virus corona dari Tabanan. Apalagi, Okokan punya filosofi menjauhkan penyakit dan hama, serta mendatangkan rejeki. “Intinya menghilangkan energy negative dan menggantinya dengan energy positif. Saya berharap persembahan Okokan ini bisa menjauhkan Virus Corona dari Bali, khususnya Tabanan dan mendatangkan kembali para wisatawan”, terang dia.

Acara ini juga dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga Darmawati, Wakil Gubenur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenpar I Gede Pitana dan Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama.
(tdy)
Berita Terkait
5 Destinasi Wisata Populer...
5 Destinasi Wisata Populer di Dago Bandung, Tebing Keraton Jadi Fovorit
Daruma Pool and Coffee...
Daruma Pool and Coffee Destinasi Wisata Keluarga Baru di Tangerang
Wisata Argosari Lumajang,...
Wisata Argosari Lumajang, Desa di Atas Awan dengan Banyak Pesona
5 Pesona Desa Sembalun...
5 Pesona Desa Sembalun yang Jadi Destinasi Bulan Madu Halal, bak Surga Dunia
Deretan Wisata Religi...
Deretan Wisata Religi Bukit Doa Mahawu Sulawesi Utara, Ada Gua Bunda Maria
Sensasi Wisata Sarat...
Sensasi Wisata Sarat Fantasi di Sentosa Sensoryscape, Landmark Baru Singapura
Berita Terkini
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
1 jam yang lalu
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
2 jam yang lalu
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
4 jam yang lalu
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
4 jam yang lalu
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
5 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Penguasa Harta...
5 Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved