alexametrics

BTS Tunda Tur di Amerika Utara, KCON 2020 NY Batal Digelar

loading...
BTS Tunda Tur di Amerika Utara, KCON 2020 NY Batal Digelar
BTS Tunda Tur di Amerika Utara, KCON 2020 NY Batal Digelar
A+ A-
SEOUL - Di tengah kekhawatiran atas pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung, BTS dan KCON melakukan perubahan agenda mereka mendatang. Beberapa waktu lalu, agensi BTS, Big Hit Entertainment secara resmi mengumumkan bahwa boyband besutannya akan menunda tur Map of the Soul di Amerika Utara.

Pada awalnya tur konser tersebut dijadwalkan berlangsung dari 25 April hingga 6 Juni, namun akhirnya terpaksa ditunda. Big Hit berjanji akan mengagendakan ulang konser tersebut, dan semua tiket akan dialihkan untuk jadwal yang baru. Sedangkan waktu baru pertunjukan akan diinformasikan secepatnya.



"Kami memantau dan mengikuti panduan dari semua pemerintah daerah terkait acara publik untuk memastikan kami menyediakan lingkungan yang aman bagi semua orang yang terlibat, sementara kami terus memperbarui rencana tur kami. Kami akan membagikan informasi tambahan mengenai tanggal konser baru ini segera," jelas Big Hit seperti dikutip Soompi.

Sebelumnya pada hari yang sama, KCON USA mengumumkan bahwa mereka telah membuat keputusan untuk membatalkan KCON 2020 NY karena Covid-19. "Setelah berkonsultasi dengan otoritas pemerintah, pakar kesehatan, dan mitra kami, kami telah memutuskan untuk secara resmi membatalkan KCON 2020 NY dengan berat hati," bunyi pernyataan dari KCON USA.

"Kesehatan dan keselamatan semua orang yang terlibat dalam KCON adalah prioritas tertinggi kami dan kami berharap dapat bertemu dengan Anda di acara berikutnya," lanjut bunyi pernyataan tersebut.

Di sisi lain, boyband K-pop lainnya, iKon juga mengumumkan awal pekan ini bahwa akan menunda tur Jepang mereka yang akan datang. Tur tersebut semula dijadwalkan berlangsung dari 11 April hingga 17 Mei.



(Diana Rafikasari/Deslita Krissanta Sibuea)
(nug)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak