Sony Pictures Usahakan Penayangan The Interview

Selasa, 23 Desember 2014 - 13:44 WIB
Sony Pictures Usahakan...
Sony Pictures Usahakan Penayangan The Interview
A A A
LOS ANGELES - Sony Pictures tetap berusaha untuk menayangkan The Interview. Film yang mengisahkan petualangan dua jurnalis ke Korea Utara (Korut) ini diduga menjadi penyebab peretasan ke salah satu studio film besar di Amerika Serikat (AS) itu.

David Boies, kuasa hukum Sony Pictures menjelaskan masih mencari cara untuk tetap menayangkan film ini.

Menurut Boies sampai saat ini hanya pihak Sony Pictures yang mengetahui rencana untuk tetap menayangkan film ini. "Sony masih terus berupaya untuk mendapatkan izin pendistribusian dari film ini. Saya pastikan film ini segera di distribusikan,” ungkap dia seperti dilansir CNN.

Kepala Eksekutif Sony, Michael Lynton mengungkapkan hal yang sama dengan Boies. Dia yakin bahwa film ini akan tetap ditayangkan dan di tonton oleh semua pencinta film.

Lynton juga menegaskan kalau pihak Sony tidak akan takut dengan ancaman para hacker. "Kami akan tetap menyukai jika semua orang bisa menyaksikan film ini. Kami telah memiliki beberapa opsi guna mewujudkan hal ini," ujar dia.

Dengan tetap di tayangkannya The Interview, maka ini akan membantah isu yang menyatakan jika film tersebut akan digratiskan ke publik via Crackle.

Sementara, dalam sebuah polling yang digelar Reuters/Ipsos ditunjukkan bahwa hampir separuh warga AS atau 47% yakin Sony Pictures mengambil keputusan yang salah dengan membatalkan perilisan The Interview. Film ini diduga membuat marah Korut karena mengungkapkan rencana pembunuhan pemimpin mereka, Kim Jong-un.

Sekitar 29% responden menyatakan sepakat dengan keputusan untuk menarik film yang dijadwalkan dirilis tepat pada hari Natal. Sedangkan, 24% lainnya menyatakan tidak punya pilihan.

Jajak pendapat ini digelar pada 18—22 Desember dan melibatkan 1.246 warga AS. Hasilnya mengindikasikan sebagian besar warga AS sepakat dengan Presiden Barack Obama yang mengatakan Sony membuat kesalahan dengan membatalkan perilisan itu dan tunduk pada intimidasi para peretas.

FBI telah menyatakan, pemerintah Korut bertanggung jawab atas peretasan yang melumpuhkan jaringan komputer di Sony Pictures dan mengeskpos sejumlah data sensitif dan email pribadi. Pyongyang telah membantah tuduhan itu dan bahkan menyeru investigasi gabungan.
(alv)
Berita Terkait
Hadir di Parade Militer...
Hadir di Parade Militer China, Putri Kim Jong-un Akan Dijadikan Pemimpin Masa Depan
Sony Pictures Bersiap...
Sony Pictures Bersiap Memproduksi Remake Serial Who's the Boss?
Tanpa Kejutan, Kim Jong-un...
Tanpa Kejutan, Kim Jong-un Terpilih Kembali Jadi Pemimpin Partai Buruh
Review Peter Rabbit...
Review Peter Rabbit 2: The Runaway: Plot Ringan, Sarat Moral
Cegah Pembelotan Tentara,...
Cegah Pembelotan Tentara, Kim Jong-un Tutup Akses dari Dunia Luar
Film Dokumenter Resmi...
Film Dokumenter Resmi Jelaskan Sebab Berat Badan Kim Jong-un Turun Drastis
Berita Terkini
Menikmati Akhir Pekan...
Menikmati Akhir Pekan Romantis di Karawang, dari Ofuro Hingga Kuliner Khas Jepang
6 menit yang lalu
Penuh Plot Twist! Ini...
Penuh Plot Twist! Ini Sinopsis 'Heart of Gold' yang Lagi Banyak Ditonton di V+Short
20 menit yang lalu
Makin Terasing! Pangeran...
Makin Terasing! Pangeran Harry Tak Diundang ke Pernikahan Sepupunya, Peter Phillips
57 menit yang lalu
Kasus Umrah Hanania...
Kasus Umrah Hanania Group Seret Sederet Influencer, Awkarin Cs Bakal Diperiksa Polisi
1 jam yang lalu
Reza Arap Resmi Jadi...
Reza Arap Resmi Jadi Owner Ultrasleep, Brand Milik Deddy Corbuzier
2 jam yang lalu
Raffi Ahmad Jalani Operasi...
Raffi Ahmad Jalani Operasi Tengah Malam, Begini Kondisinya saat Ini
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Jenderal Bintang...
Profil Jenderal Bintang 3 Polri, Salah Satunya The Next Kapolri?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved