Bereksperimen dengan Bawang Bombai

Senin, 02 Februari 2015 - 09:54 WIB
Bereksperimen dengan...
Bereksperimen dengan Bawang Bombai
A A A
BAWANG bombai biasanya hanya digunakan sebagai bahan pelengkap penyedap masakan. Jenis bawang ini dapat diolah menjadi camilan dan selai atau saus untuk berbagai cocolan.

Penggunaan utama bawang bombai adalah sebagai bumbu penyedap masakan. Selain sebagai pemberi cita rasa khas, bawang bombai juga mengandung zat antibakteri dan antialergi yang baik bagi tubuh. Juga, pencegah bakteri yang mungkin terkandung pada sayuran atau bahan makanan lainnya yang kita konsumsi. Jenis bawang ini terbukti memiliki kandungan kromium yang baik.

Kromium berperan penting dalam menurunkan glukosa darah. Untuk Anda ketahui, bawang bombai ada dua macam, bawang bombai putih dan bawang bombai merah. Bawang bombai putih memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan jenis bawang lainnya. Umbinya beruas, berlapis, tinggi kandungan air, dan bergetah. Aromanya menyengat, meski begitu tidak akan membuat Anda menitikkan air mata saat mengupas atau mengirisnya. Lain pula dengan bawang bombai merah.

Kulitnya berwarna merah dengan tekstur yang lebih padat dan keras dibanding bawang bombai putih. Aromanya pun lebih tajam dengan rasa yang juga lebih manis. Tiap ruas melingkar bawang bombai ini berwarna merah keunguan. Untuk memilih bawang bombai tidak sulit. Pilihlah bawang bombai yang umbinya keras dan bulat dengan kulit seperti kertas yang bersih. Hindari mengambil bawang bombai yang mulai bertunas.

Sebaiknya simpan bawang bombai di tempat yang dingin dan kering. Sebab, udara lembap akan membuat bawang menjadi bertunas dan udara yang terlalu panas juga akan membuat bawang menjadi cepat kering dan layu. Ketika akan digunakan, potong bekas akar bawang lalu kupas kulit luar sampai bersih. Selanjutnya, cuci bersih di air yang mengalir sampai semua kotoran yang menempel di permukaannya hilang.

Boleh saja menggunakan sabun pembersih yang aman untuk buah dan sayur agar sisa pestisida yang menempel ikut terangkat. Pilihan lainnya, dengan menyiramkan air panas pada bawang. Usai dibersihkan, barulah potong bawang bombai sesuai selera. Sebagai kudapan, bawang bombai bisa dibuat menjadi onion ring yang bisa disuguhkan untuk tamu atau untuk bersantap bersama keluarga.

Bahan yang diperlukan, yaitu satu buah bawang bombai ukuran besar yang bulat, kuliti lalu potong berbentuk cincin satu sentimeter; 1 cangkir air es; 1 cangkir tepung terigu protein sedang; 1 sendok makan garam; 1 sendok teh merica; ½ sendok teh soda kue; dan minyak untuk menggoreng. Cara membuatnya, dalam sebuah mangkuk campurkan tepung, garam, merica, dan soda kue sampai rata.

Tuangkan air sedikit demi sedikit dengan sendok dan campurkan merata. Adonan yang bagus akan bertekstur kental sekali, seperti kentalnya bubur sumsum. Sementara itu, panaskan wajan yang berisi minyak untuk menggoreng. Gunakan minyak yang agak banyak (deep fried ). Lalu celupkan irisan bawang bombai ke dalam adonan lalu goreng satu per satu sampai menguning. Onion ring enak dimakan selagi hangat.

Kendati terlihatnya mudah, acap kali gagal membuatnya atau hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Entah bawang bombai menjadi tidak garing atau hancur dan sebagainya. Ternyata dalam membuat resep ini ada triknya. Gunakan air es untuk merendam bawang. Tujuannya agar tidak banyak minyak yang terserap ketika menggoreng. Kualitas bawang yang bagus juga turut memengaruhi hasil onion ring ini.

Sebaiknya pilihlah bawang bombai yang segar. Semakin segar, akan semakin terasa rasa manisnya. Tiriskan dengan baik agar rasa renyah lebih bertahan lama. Bila ingin lebih renyah lagi, Anda dapat menambahkan 1-2 sendok makan tepung beras. Bawang bombai juga bisa dibuat selai. Siapkan bahan yang diperlukan, yaitu ¼ cup minyak sayur, ½ cup gula putih, 4 cup bawang bombai cincang, garam secukupnya, ¼ sendok teh merica hitam, dan ½ cup cuka anggur merah yang bisa diganti dengan cuka apel atau cuka balsamic .

Cara membuatnya, panaskan minyak sayur dengan api medium. Tuangkan gula putih dan aduk hingga tercampur merata dan berwarna kecokelatan, yakni sekitar 10 menit. Kemudian masukkan bawang bombai, garam, dan merica hitam sambil diaduk. Aduk merata sampai bawang bombai berubah menjadi karamel. Tetap diaduk dengan api kompor medium sampai bawang bombai menjadi kecokelatan, yaitu sekitar 15 menit.

Lalu tuang cuka anggur merah dan matangkan sampai mencapai tekstur selai kira-kira 30 menit lamanya. Biarkan dingin baru dihidangkan. Selai bawang bombai ini bisa untuk disantap dengan tortilla atau sebagai olesan roti isi.

Bisa juga dibuat cocolan nachos, biskuit, ataupun saus barbeque . Simpan di kulkas dalam wadah tertutup dan selai ini dapat bertahan hingga dua minggu.

Sri noviarni
(ars)
Berita Terkait
Perjalanan Inspiratif...
Perjalanan Inspiratif Erwin Mengejar Passion sebagai Food Blogger
Mudahkan Pencarian Kuliner...
Mudahkan Pencarian Kuliner di Instagram, Felix Setiawan Ajak Sejuta Pengikutnya Selami Bandung dan Jakarta
Food Estate Diyakini...
Food Estate Diyakini Mampu Dukung Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia
Food Estate Dinilai...
Food Estate Dinilai Jadi Solusi Tepat Hadapi Penyusutan Lahan Pertanian
Food Estate Dinilai...
Food Estate Dinilai Jadi Peluang Positif untuk Realisasikan Kemandirian Pangan
Ingin Hadirkan Brand...
Ingin Hadirkan Brand Awareness, Smax Ring Kenalkan Desain Baru
Berita Terkini
Indonesian Idol : The...
Indonesian Idol : The Last Stage Jadi Panggung Perayaan Paling Emosional Season XIV
38 menit yang lalu
Bilal Indrajaya and...
Bilal Indrajaya and The Corleones Ajak Penonton Java Jazz Festival 2026 Nostalgia Lewat Hits The Beatles
11 jam yang lalu
Pecah! Hari Pertama...
Pecah! Hari Pertama Java Jazz Festival 2026 Diserbu Ribuan Penonton
12 jam yang lalu
Menjelajahi Pesona Korea:...
Menjelajahi Pesona Korea: Perpaduan Memukau Tradisi dan Modernitas di Seoul dan Incheon
12 jam yang lalu
Dibully di Sekolah Elit,...
Dibully di Sekolah Elit, Ariana Temukan Skandal Besar dalam Microdrama Empire High V+Short
12 jam yang lalu
Yakult Resmi Luncurkan...
Yakult Resmi Luncurkan Varian Stroberi di Indonesia, Mulai Dijual 1 Juni 2026
12 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved