Cicipi Kekayaan Kuliner Langsung di Tempat Asalnya

Minggu, 01 Maret 2015 - 11:44 WIB
Cicipi Kekayaan Kuliner...
Cicipi Kekayaan Kuliner Langsung di Tempat Asalnya
A A A
Kelana Rasa Culinary Solutions mengajak para pencinta kuliner untuk mencicipi cita rasa makanan Minangkabau dengan datang langsung ke Padang.

Diharapkan, peserta bisa tahu kekayaan pangan lokal berpadu dengan ragam teknik memasak dan kearifan lokal setempat. Sebanyak 32 peserta Kelana Rasa Minang menyusuri kuliner Nusantara dari 5 Kabupaten di Sumatera Barat, di antaranya Padangpanjang, Bukittinggi, Batusangkar, Payakumbuh, dan Pariaman.

Mereka dipandu oleh Arie Parikesit-pendiri Kelana Rasa yang telah mengadakan tur kuliner ke puluhan kota, baik di dalam maupun luar negeri—selama 4 hari pada 19-22 Februari 2015. Sesampainya di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, peserta langsung menuju ke Padangpanjang yang memiliki aneka ragam kuliner. Tempat yang mereka kunjungi, salah satunya Sate Mak Syukur (SMS).

Masakan yang terkenal di SMS yang patut dicoba adalah sate yang didampingi karupuak jangek ( rambak) dengan porsi sepiring besar. Sate Mak Syukur terbuat dari daging rusuk dan punuk sapi yang dimasak sampai empuk dengan kuah kuning kental dengan rasa yang tidak terlalu pedas. Selain itu, ada sate yang terbuat dari usus, jantung, dan lidah sapi.

Selain itu, SMS yang berlokasi di Silaing Bawah, Padangpanjang ini juga mempunyai menu andalan kue minang pinukuik (semacam serabi) dan lamang baluo (ketan berisi unti kelapa manis). Peserta juga blusukan ke Pasar Padangpanjang. “Ada lagi kuliner yang sedang terkenal di Ranah Minang, yaitu Kopi Kawa Daun. Kopi Kawa Daun merupakan minuman seperti teh yang dibuat dari daun kopi yang memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi daripada teh hijau dan teh hitam,” cerita Arie.

Saat mengunjungi Bukittinggi, Pasar Lereng menjadi tujuan berburu kuliner. Di sini para peserta menikmati aneka jajanan khas Sumatera Barat, seperti tambusu, rendang ayam dakak-dakak, dan gulai rebung. Untuk hidangan penutup mereka menyantap es tebak yang terdiri atas tape ketan hitam, cincau hitam, kolang-kaling, dan tebak. Tebak adalah adonan dari tepung beras ketan dan tepung sagu yang telah dimasak dengan air garam dan kapur sirih, kemudian dicetak seperti cendol. Sajikan dengan susu kental manis, sirup merah, dan es serut agar lebih segar.

Pada hari berikutnya, peserta juga diberi kesempatan untuk merasakan makan bajamba. Makan bajamba atau juga disebut makan barapak adalah tradisi makan yang dilakukan masyarakat Minangkabau dengan cara lesehan. Berlokasi di rumah Uni Emi, tepatnya di Payakumbuh, mereka dihidangkan rendang, talua (telur kering), cubadak (nangka muda), paru, bulek (bola-bola daging), dan daun kayu dari 6 macam herba lokal.

Kunjungan Kelana Rasa Minang berakhir di Pariaman. Kuliner yang terkenal di daerah tersebut, yaitu Sala Lauak. Makanan yang terbuat dari adonan daging ikan yang dihaluskan dan dicampur tepung ini memiliki cita rasa yang dominan asin dan gurih dengan aroma rempah berasal dari beberapa jenis bumbu yang ditambahkan di dalamnya. Pariaman yang merupakan daerah pesisir juga menyediakan lauk pauk berbahan dasar yang didapat dari hasil laut, di antaranya rakik (peyek) udang, kepiting soka, dan rajungan.

“Diharapkan wawasan dan kecintaan para peserta bertambah setelah mengikuti tur kuliner ini, bahkan dapat membuat tur kuliner serupa ke berbagai destinasi, untuk menjadikannya sebuah alternatif wisata bagi masyarakat Indonesia,” ujar Arie.

Balqis eghnia
(ars)
Berita Terkait
Komunitas Frasa, Sahabat...
Komunitas Frasa, Sahabat Perempuan untuk Belajar Segala Ilmu
Gelar Touring ke Yogyakarta,...
Gelar Touring ke Yogyakarta, CR-V Club Indonesia Bentuk Satgas Covid-19 Sendiri
Geber Bajaj Pulsar,...
Geber Bajaj Pulsar, Biker Ini Ingin Doakan Kesembuhan Ibu di Mekkah
Rayakan Ultah dan Hari...
Rayakan Ultah dan Hari Kemerdekaan, X-Moc Depok Gelar Family Camping
15 Tahun Jaga Eksistensi,...
15 Tahun Jaga Eksistensi, SOCI Berupaya Mempersolid Kebersamaan Anggota
HCST Sukses Gelar Event...
HCST Sukses Gelar Event Tahunan Jabar Banten Bersatu Jilid 12
Berita Terkini
10 Tips Bikin Video...
10 Tips Bikin Video Review Tembus Jutaan Penonton ala Konten Kreator Riandi Lamusu
1 jam yang lalu
Karbohidrat atau Protein,...
Karbohidrat atau Protein, Mana yang Lebih Baik untuk Sarapan? Ini Jawaban Ahli Gizi
1 jam yang lalu
Arbani Yasiz Ungkap...
Arbani Yasiz Ungkap Riset Bareng Content Creator untuk Film 402 Rumah Sakit Angker Korea
2 jam yang lalu
Liburan Mudah dan Fleksibel...
Liburan Mudah dan Fleksibel dengan Layanan Paylater
10 jam yang lalu
Manohara Tolak Flexing,...
Manohara Tolak Flexing, Pilih Habiskan Uang untuk Merawat 8 Anjing dan 4 Kucing
12 jam yang lalu
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
13 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved