Angklung for The World Meriahkan di KAA

Jum'at, 17 April 2015 - 06:51 WIB
Angklung for The World...
Angklung for The World Meriahkan di KAA
A A A
BANDUNG - Rangkaian event peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 berupa Guiness Book of The Record Pagelaran Angklung yang akan diselenggarakan pada Kamis, 23 April 2015 di Stadion Siliwangi, Bandung.

Dikutip dari Indonesia Travel, sebanyak 20.000 orang akan memberikan penampilan terbaiknya dalam pentas Angklung for The World. Acara pemecahan rekor tersebut sebelumnya direncanakan pada 23 April, namun dimajukan agar aksi spektakuler ini dapat dipamerkan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang dihadiri oleh Kepala Negara.

"Memajukan jadwal dalam rentang waktu persiapan yang mepet dan mengatur 20.000 orang, itu memang memerlukan energi dan konsentrasi besar. Tetapi, jika dibandingkan dengan impact yang ingin diraih, bisa lima kali lebih dahsyat, mengapa tidak? Itulah tantangan. Di situlah challenge untuk merebut double impacts, menghibur di internal, dalam negeri, serta mengesankan di eksternal,” papar Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya.

Aksi ini akan melampaui rekor angklung dengan pemain terbanyak yang pernah dipecahkan di New York, USA (5.000 orang) dan di Beijing, Cina (10.000 orang). Seluruh pemain angklung akan mengenakan kaus bertuliskan Wonderful Indonesia dan panggung pun akan didekorasi dengan logo branding pariwisata tersebut. Media yang diundang berasal dari berbagai negara agar gaung Indonesia semakin luas.

Angklung for The World ini diharapkan mampu mempopulerkan seni musik tradisional di luar negeri. Para pengunjung akan dibuat terpukau dengan sambutan tradisi lokal yang mencerminkan semangat negara Asia Afrika untuk maju dalam kebersamaan.

Angklung merupakan sebuah alat musik yang terbuat dari potongan bambu. Alat musik ini terdiri dari 2-4 tabung bambu yang dirangkai menjadi satu dengan talirotan. Tabung bambu dikuir detail dan dipotong sedemikian rupa oleh pengrajin angklung profesional untuk menghasilkan nada tertentu ketika bingkai bambu digoyang.

Angklung telah terdaftar di UNESCO sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia sejak November 2010. Angklung kerap ditampilkan dalam acara-acara peringatan besar dunia yang bersejarah.
(nfl)
Berita Terkait
Mengintip Perkampungan...
Mengintip Perkampungan Jateng di Sarawak Malaysia, Kental Budaya Jawa
4 Fakta Mengapa Budaya...
4 Fakta Mengapa Budaya Vietnam Cenderung ke Asia Timur daripada Asia Tenggara?
Mengenal Sejarah Kampung...
Mengenal Sejarah Kampung China di Manado yang Sudah Ada Selama Ratusan Tahun
Relawan Bakti BUMN di...
Relawan Bakti BUMN di Pasuruan Hidupkan Budaya Lokal
Jelajah Lawang Surya...
Jelajah Lawang Surya Kencana, Hunting Spot Foto dan Kuliner Bogor
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Berita Terkini
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
10 jam yang lalu
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
10 jam yang lalu
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
10 jam yang lalu
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
10 jam yang lalu
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
11 jam yang lalu
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
12 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved