Danone Indonesia Berkolaborasi Cegah Stunting Berbasis Keluarga
Kamis, 16 Juli 2020 - 21:12 WIB
Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo menyampaikan bahwa kemitraan ini berfokus pada edukasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan, Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS). Gizi Seimbang dengan Isi Piringku dan juga WASH (Water Access Sanitation and Hygiene). "Sejalan dengan visi One Planet, One Health, Danone Indonesia melalui kategori Specialized Nutrition dan Waters ingin membawa kesehatan ke sebanyak mungkin masyarakat di Indonesia melalui penyediaan nutrisi maupun pelaksanaan program berkelanjutan, termasuk di Kabupaten Wonosobo," tuturnya.
"Melihat tantangan yang dihadapi oleh keluarga di beberapa desa, kami hadir dan membantu terlaksananya 12 program yang berkelanjutan terkait dengan jaringan air bersih , pembangunan jamban sehat, budidaya sayur pekarangan, sistem database stunting, hingga Sekolah Lapang Keluarga Sehat," katanya lagi.
Secara keseluruhan, kemitraan antara Danone Indonesia, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, dan mitra LPTP (Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan) telah mendukung pencegahan stunting di total 436 Keluarga dan 13 Posyandu di Provinsi Jawa Tengah. Sebelumnya, juga berjalan program Isi Piringku dan WASH yang berjalan di 5 kabupaten/ kota di sekitar DI Yogyakarta dan Jawa Tengah yakni Klaten, Kulonprogo, Bantul, Yogyakarta, Wonosobo, serta Sleman. Di samping itu, juga dilakukan replikasi program Aksi Cegah Stunting di 19 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
(Baca juga: Asupan Gizi Turun Drastis selama Pandemi, Anak-Anak Indonesia Terancam Stunting )
"Pencehagan stunting tidak akan berjalan efektif tanpa kolaborasi multipihak yang dilakukan antara pemerintah, sektor swasta, hingga lembaga swadaya masyarakat. Dengan kisah sukses pencegahan stunting di Wonosobo ini, kami berharap lebih banyak pihak yang terinspirasi, berkolaborasi mendukung upaya dan peran penting keluarga dalam memastikan anak mendapatkan nutrisi seimbang yang berkualitas serta menjaga perilaku hidup bersih dan sehat," tutup Karyanto.
"Melihat tantangan yang dihadapi oleh keluarga di beberapa desa, kami hadir dan membantu terlaksananya 12 program yang berkelanjutan terkait dengan jaringan air bersih , pembangunan jamban sehat, budidaya sayur pekarangan, sistem database stunting, hingga Sekolah Lapang Keluarga Sehat," katanya lagi.
Secara keseluruhan, kemitraan antara Danone Indonesia, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, dan mitra LPTP (Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan) telah mendukung pencegahan stunting di total 436 Keluarga dan 13 Posyandu di Provinsi Jawa Tengah. Sebelumnya, juga berjalan program Isi Piringku dan WASH yang berjalan di 5 kabupaten/ kota di sekitar DI Yogyakarta dan Jawa Tengah yakni Klaten, Kulonprogo, Bantul, Yogyakarta, Wonosobo, serta Sleman. Di samping itu, juga dilakukan replikasi program Aksi Cegah Stunting di 19 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
(Baca juga: Asupan Gizi Turun Drastis selama Pandemi, Anak-Anak Indonesia Terancam Stunting )
"Pencehagan stunting tidak akan berjalan efektif tanpa kolaborasi multipihak yang dilakukan antara pemerintah, sektor swasta, hingga lembaga swadaya masyarakat. Dengan kisah sukses pencegahan stunting di Wonosobo ini, kami berharap lebih banyak pihak yang terinspirasi, berkolaborasi mendukung upaya dan peran penting keluarga dalam memastikan anak mendapatkan nutrisi seimbang yang berkualitas serta menjaga perilaku hidup bersih dan sehat," tutup Karyanto.
(nug)
Lihat Juga :