Virus Marburg Telan 9 Korban Jiwa, Kemenkes Ingatkan Masyarakat Jangan Lengah
Rabu, 29 Maret 2023 - 09:55 WIB
Kendati demikian, Juru Bicara Kemenkes, dr. Mohammad Syahril mengingatkan agar semua pihak, termasuk masyarakat jangan sampai lengah terhadap virus tersebut.
"Kita perlu tetap melakukan kewaspadaan dini dan antisipasi terhadap penyakit virus Marburg," ungkap dr. Syahril, seperti dikutip dari laman Kemenkes, Rabu (29/3/2023).
Gejala yang dialami dari kasus virus Marburg umumnya berupa demam, kelelahan (fatigue), muntah berdarah, dan diare. Penyakit ini juga dapat menyebabkan perdarahan pada hidung, gusi, vagina atau melalui muntah dan feses, yang muncul pada hari ke-5 hingga ke-7.
Gejala tersebut mirip dengan penyakit lain, seperti malaria, tifus, dan demam berdarah yang banyak ditemukan di Indonesia. Dokter Syahril pun menyebutkan jika hal tersebut menyebabkan penyakit virus Marburg susah diidentifikasi.
"Belum ada obat khusus, pengobatan bersifat simtomatik dan suportif, yaitu mengobati komplikasi dan menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit," papar dr. Syahril.
"Kita perlu tetap melakukan kewaspadaan dini dan antisipasi terhadap penyakit virus Marburg," ungkap dr. Syahril, seperti dikutip dari laman Kemenkes, Rabu (29/3/2023).
Gejala yang dialami dari kasus virus Marburg umumnya berupa demam, kelelahan (fatigue), muntah berdarah, dan diare. Penyakit ini juga dapat menyebabkan perdarahan pada hidung, gusi, vagina atau melalui muntah dan feses, yang muncul pada hari ke-5 hingga ke-7.
Gejala tersebut mirip dengan penyakit lain, seperti malaria, tifus, dan demam berdarah yang banyak ditemukan di Indonesia. Dokter Syahril pun menyebutkan jika hal tersebut menyebabkan penyakit virus Marburg susah diidentifikasi.
"Belum ada obat khusus, pengobatan bersifat simtomatik dan suportif, yaitu mengobati komplikasi dan menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit," papar dr. Syahril.
Lihat Juga :