Bedes, Panggilan Akrab Sapardi Djoko Damono pada Mahasiswanya

Minggu, 19 Juli 2020 - 20:00 WIB
Para pelayat memadati rumah duka untuk memberi penghormatan terakhir pada sastrawan Sapardi Djoko Damono. Foto/SINDOnews/Hasan Kurniawan
TANGERANG SELATAN - Kepergian Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono meninggalkan duka mendalam. Tidak hanya bagi keluarga dan saudara, tapi juga mantan mahasiswanya.

Meski sudah lama tidak diajar, Sapardi dan eks mahasiswanya itu memiliki ikatan batin yang sangat kuat. Tidak heran jika hari ini (19/7) rumah duka Sapardi di kawasan Kompleks Dosen UI, Ciputat, Kota Tangsel, dipenuhi mantan mahasiswanya. (Baca Juga: Sapardi Dikenang sebagai Ilmuwan dan Sastrawan Tanpa Jarak )



Adapun yang membuat ikatan antara dosen dan mahasiswa itu solid adalah gaya Sapardi yang luwes dalam mengajar serta tidak eksklusif. Sehingga, ia bisa masuk ke semua kalangan.

Tidak hanya itu, Sapardi juga punya panggilan akrab kepada para mahasiswanya. Dia biasa memanggil mahasiswa "bedes" yang dalam bahasa Jawa berarti monyet. Meski demikian, tak ada yang merasa tersinggung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!