Pelayan Kafe Campurkan Darah pada Koktail, Bagaimana Dampaknya terhadap Kesehatan?

Senin, 17 April 2023 - 08:24 WIB
Di samping itu, pihak kafe juga memberikan tawaran kepada para pelanggan dengan cukup membayar sekitar Rp370 ribu/jam untuk minum semua yang diinginkan.

Sayangnya, ide itu justru menjadi bumerang, lantaran seorang pelayannya melakukan peran terlalu jauh. Ya, dia menambahkan darahnya ke dalam koktail. Aksi itu kabarnya dilakukan atas permintaan pelanggan.

Menanggapi permasalahan itu, pihak kafe langsung memberhentikan sang pelayan, serta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggannya. Pihak kafe menilai tindakan tersebut sangat berbahaya dan termasuk sebagai 'borderline terrorism'.

Dari sisi medis, seorang dokter asal Jepang, dr. Zento Kitao menyebutkan bahwa meminum darah orang lain merupakan tindakan yang berbahaya, karena bisa mengakibatkan seseorang terinfeksi.

Dokter Zento pun meminta agar darah pelayan tersebut diperiksa. "Kasus orang yang terinfeksi karena meminum darah orang lain jarang terjadi, tetapi penyakit utama dapat ditularkan melalui darah, termasuk HIV, Hepatitis C, Hepatitis B, dan sifilis. Kalau ada luka di mulut, mudah tertular melalui transmisi darah," jelasnya kepada majalah JepangFlash, dan dikutip Minggu, 16 April 2023.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!