5 Pendaki Abadi Gunung Everest yang Jasadnya Masih Ada, Nomor 4 Sempat Hilang di Ketinggian 8.600 Mdpl
Rabu, 31 Mei 2023 - 09:25 WIB
Baca Juga: Kelelahan, Dua Pendaki Meninggal Saat Menuruni Gunung Everest
2. Francys Arsentiev
Pada tahun 1998, dia menjadi wanita pertama dari Amerika Serikat yang mencapai puncak Everest tanpa menggunakan oksigen tambahan. Namun, dalam perjalanan turun, dia mengalami masalah dan tertinggal di sisi gunung. Meskipun tim penyelamat mencoba menyelamatkannya, kondisinya yang lemah dan cuaca yang buruk membuat penyelamatan menjadi tidak mungkin. Jasad Arsentiev ditemukan beberapa tahun kemudian, menjadikannya salah satu pendaki yang tetap tergeletak di Everest.3. Green Boots
reen Boots sebenarnya bukan nama asli pendaki tersebut, tetapi julukan yang diberikan karena warna sepatu hikingnya. Identitasnya tidak diketahui dengan pasti, tetapi diperkirakan bahwa dia adalah seorang pendaki India. Jasadnya ditemukan di dalam gua di Jalur Utara pada tahun 1996, dan sejak itu jasadnya telah menjadi pemandangan menyeramkan bagi pendaki yang melewati jalur tersebut.4. Shigekawa Tamao
Pada tahun 2007, dia mencoba mendaki Everest tetapi hilang di sekitar ketinggian 8.600 meter di bawah permukaan laut (Mdpl). Tim penyelamat yang dikirim untuk mencarinya tidak berhasil menemukan jejaknya, dan jasadnya ditemukan dua tahun kemudian oleh pendaki lain. Tamao menjadi salah satu pendaki abadi Everest yang jasadnya bisa dilihat hingga kini.5. Tsewang Samanla
Samanla adalah seorang pendaki asal India. Pada tahun 2016, Samanla meninggal di Jalur Utara saat mencoba mendaki puncak Everest. Jasadnya ditemukan di dekat Camp 4, dan upaya untuk membawanya turun menjadi sulit karena medan yang berbahaya dan cuaca yang buruk. Samanla menjadi salah satu pendaki yang tetap tinggal di gunung ini.(hri)
Lihat Juga :