10 Gaya Hijab Berbagai Negara, Indonesia Lebih Variatif dan Ciptakan Tren Sendiri

Selasa, 13 Juni 2023 - 10:50 WIB
Foto/instagram

Hijab a la Malaysia sangat khas dan tak banyak berubah dari dekade ke dekade. Mereka kebanyakan lebih menyukai shawl atau pashmina panjang untuk pemakaian sehari-hari. Bahan hijab yang jadi favorit adalah sifon serta satin yang jatuh dan flowy.

Baca juga: Gaya Hijab Inspiratif Para Blogger di Berbagai Negara

Perbedaan model kerudung Malaysia dan Indonesia adalah caranya memasang hijab di bagian dahi. Para hijabers Malaysia senang memasang hijab tanpa ada rongga di bagian dahi dan melipatnya di atas rahang. Hijabers Indonesia lebih suka hijab menutupi pipi agar tidak terlihat chubby.

8.Hijab Khas Iran



Foto/Ist

Hijab para muslimah di Iran dinamakan chador, yaitu kain panjang yang menutupi kepala yang mencapai pinggang, terkadang sampai lutut atau pergelangan kaki. Chador identik dengan warna hitam, dan biasanya senada dengan baju yang dikenakannya.

9.Hijab Khas Palestina



Foto/Ist

Gaya hijab dari Palestina yaitu menggunakan syal yang dibungkus rapat, dan mencakup penuh bagian rambut dan leher.

Selain itu mereka juga memakai ciput atau dalaman kerudung agar menambah volume hijab, serta untuk membantu memastikan hijab tetap rapi tidak berantakan.

10.Hijab Khas Afrika

Sama seperti hijabers Arab, gaya hijab di Afrika, seperti Somalia atau Sudan juga terinspirasi dari gaya ikat kepala khas Timur Tengah. Yap, turban dengan corak yang warna-warni seperti Halima, sering jadi pilihan hijabers Afrika.

Tidak hanya turban, gaya pashmina minimalis tanpa jarum pentul juga sering menghiasi kepala para hijabers Afrika. Warna yang dipilih pun nggak jauh-jauh dari warna-warna gelap, seperti hitam atau putih.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!