Fakta Subvarian EU.1.1 Omicron yang Picu Lonjakan Kasus Covid-19 di Eropa

Senin, 03 Juli 2023 - 11:50 WIB
Menurut angka laporan CDC, angka pasien yang masuk rumah sakit karena Covid-19 dan kunjungan ruang gawat darurat di Utah sebagian besar telah melambat atau stabil selama beberapa bulan terakhir. Kasus panti jompo yang dilaporkan di sana juga tetap jauh lebih rendah dibanding saat puncak musim dingin yang lalu.

Baca Juga: Alhamdulillah! 30 Kasus Orthrus di Jakarta Sembuh Semua

3. XBB.1.5 Menurun Secara Nasional



Sebagian besar varian virus secara nasional masih dikelompokkan oleh CDC menjadi satu dari empat galur dalam keluarga XBB dari varian SARS-CoV-2. Yang terbesar adalah XBB.1.5, yang turun menjadi proyeksi 27,0 persen infeksi. Lainnya adalah XBB.1.9.2 dan XBB.1.9.1, yang bersama-sama membentuk 24,4 persen kasus.

XBB.1.16 adalah yang terbesar berikutnya, dengan 19,9 persen dari virus yang beredar. Di bawah mereka adalah XBB.2.3, dengan 10,6 persen secara nasional. Food and Drug Administration (FDA) memutuskan awal bulan ini, bahwa vaksin Covid-19 musim gugur ini harus direvisi untuk menargetkan varian XBB.1.5.

Namun, para pejabat mengatakan semua jenis ini, serta segudang keturunan langsung mereka, tampaknya terkait erat. Sehingga suntikan baru akan memperluas kekebalan bagi mereka semua.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!