Fakta Subvarian EU.1.1 Omicron yang Picu Lonjakan Kasus Covid-19 di Eropa

Senin, 03 Juli 2023 - 11:50 WIB
Subvarian EU.1.1 merupakan keturunan yang lebih jauh dari varian XBB.1.5. Subvarian ini telah melonjak sejak awal 2023, dengan beberapa mutasi pada protein lonjakannya yang mungkin mendorong penyebarannya.

CDC memperkirakan, bahwa kasus EU.1.1 sekarang mencapai 1,7 persen dari kasus di AS secara nasional. Namun kini memiliki kemungkinan peningkatan mencapai 8,7 persen kasus yang tersebar di wilayah Colorado, Montana, Dakota Utara, Dakota Selatan, Utah, dan Wyoming.

Meski begitu, masih terlalu dini untuk mengetahui apakah EU.1.1 akan menyebabkan gejala baru atau berbeda di AS. Terlepas dari beberapa laporan anekdot, pejabat kesehatan mengatakan ada sedikit bukti varian sebelumnya yang menyebabkan perubahan efek Covid-19.

Hampir semua orang Amerika sekarang diperkirakan memiliki antibodi dari vaksinasi, setidaknya satu infeksi atau kombinasi keduanya. Namun, menurut laporan CDC baru-baru ini, tercatat semakin banyak angka kematian dan pasien rawat inap dan kematian sekarang karena adanya infeksi ulang.

2. Banyak Kasus EU.1.1 di Utah



Laboratorium di Utah telah mengurutkan infeksi EU.1.1 terbanyak dibandingkan negara bagian mana pun. Tercatat, hampir 100 kasus EU.1.1 dilaporkan oleh laboratorium kesehatan masyarakat negara bagian tersebut ke basis data virus global.

Sebaliknya, laboratorium di negara tetangga Nevada dan Colorado hanya melaporkan angka satu digit infeksi berurutan EU.1.1. Namun, kasus Covid-19 Utah secara keseluruhan terlihat mirip dengan negara lainnya. Kasus di wilayah tersebut saat ini berada di rekor terendah selama musim semi dan musim panas sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!