Cara Tepat Tangani Luka Bakar Ringan di Rumah
Senin, 27 Juli 2020 - 19:03 WIB
Pengalaman luka bakar di rumah pernah dirasakan Djanur Mekarsari, ibu dua anak yang sehari-hari bekerja sebagai makeup artist.
“Menggunakan benda-benda yang menghasilkan panas, mulai kompor sampai catok rambut, memang perlu ekstra hati-hati. Belum lama ini saya mengalami cedera luka bakar akibat tidak sengaja menginjak catok rambut yang masih panas. Lebih parah lagi, selang beberapa hari setelah kejadian tersebut, saya kembali mengalami musibah karena tersiram air kopi panas yang saya buat sendiri. Panik dan kesakitan yang luar biasa," cerita Djanur.
"Saat itu, penanganan pertama yang saya lakukan adalah mengguyur luka bakar dengan air, kemudian dioleskan pasta gigi. Namun, sakit yang saya rasakan tak kunjung reda," lanjutnya.
Jika ditelaah lebih dalam, memang penyebab paling umum dari cedera luka bakar adalah api, benda panas, listrik, dan zat kimia. Perbedaan penyebab serta tingkat luka bakar tentu berpengaruh terhadap cara penanganan. Agar luka tidak menjadi lebih parah, diperlukan penanganan yang tepat.
Sayang, ungkap Medical Expert Combiphar dr. Sandi Perutama Gani, masyarakat sering kali keliru dalam melakukan tindakan penanganan pada luka bakar ringan saat di rumah, seperti mengoleskan kecap dan pasta gigi. Hal itu justru akan memperburuk luka bakar, meningkatkan kemungkinan infeksi, dan menimbulkan jaringan parut.
“Menggunakan benda-benda yang menghasilkan panas, mulai kompor sampai catok rambut, memang perlu ekstra hati-hati. Belum lama ini saya mengalami cedera luka bakar akibat tidak sengaja menginjak catok rambut yang masih panas. Lebih parah lagi, selang beberapa hari setelah kejadian tersebut, saya kembali mengalami musibah karena tersiram air kopi panas yang saya buat sendiri. Panik dan kesakitan yang luar biasa," cerita Djanur.
"Saat itu, penanganan pertama yang saya lakukan adalah mengguyur luka bakar dengan air, kemudian dioleskan pasta gigi. Namun, sakit yang saya rasakan tak kunjung reda," lanjutnya.
Jika ditelaah lebih dalam, memang penyebab paling umum dari cedera luka bakar adalah api, benda panas, listrik, dan zat kimia. Perbedaan penyebab serta tingkat luka bakar tentu berpengaruh terhadap cara penanganan. Agar luka tidak menjadi lebih parah, diperlukan penanganan yang tepat.
Sayang, ungkap Medical Expert Combiphar dr. Sandi Perutama Gani, masyarakat sering kali keliru dalam melakukan tindakan penanganan pada luka bakar ringan saat di rumah, seperti mengoleskan kecap dan pasta gigi. Hal itu justru akan memperburuk luka bakar, meningkatkan kemungkinan infeksi, dan menimbulkan jaringan parut.
Lihat Juga :