WHO: Coronavirus 10 Kali Lebih Mematikan dari Flu Babi
Selasa, 14 April 2020 - 15:24 WIB
"Pandemi ini lebih dari sekadar krisis kesehatan," ujarnya.
Ketika beberapa negara Eropa yang paling terdampak oleh pandemi COVID-19 mulai melihat tanda-tanda melambatnya infeksi, WHO memberi peringatan keras terhadap pencabutan pembatasan yang terlalu cepat. Badan dunia itu mengatakan, hal tersebut dapat menyebabkan kebangkitan COVID-19 yang mematikan.
"Dalam sepekan terakhir, kita telah melihat penurunan pembatasan di beberapa negara yang paling terdampak di Eropa seperti Spanyol, Italia, Jerman, dan Prancis. Beberapa negara sudah merencanakan transisi keluar dari pembatasan tinggal di rumah. Mencabut kebijakan pembatasan terlalu cepat dapat menyebabkan kebangkitan virus yang mematikan," ungkapnya.
Saat ini WHO tengah bekerja sama dengan negara-negara yang terkena dampak COVID-19 dalam menyusun strategi untuk secara bertahap dan aman mengurangi pembatasan.
Ketika beberapa negara Eropa yang paling terdampak oleh pandemi COVID-19 mulai melihat tanda-tanda melambatnya infeksi, WHO memberi peringatan keras terhadap pencabutan pembatasan yang terlalu cepat. Badan dunia itu mengatakan, hal tersebut dapat menyebabkan kebangkitan COVID-19 yang mematikan.
"Dalam sepekan terakhir, kita telah melihat penurunan pembatasan di beberapa negara yang paling terdampak di Eropa seperti Spanyol, Italia, Jerman, dan Prancis. Beberapa negara sudah merencanakan transisi keluar dari pembatasan tinggal di rumah. Mencabut kebijakan pembatasan terlalu cepat dapat menyebabkan kebangkitan virus yang mematikan," ungkapnya.
Saat ini WHO tengah bekerja sama dengan negara-negara yang terkena dampak COVID-19 dalam menyusun strategi untuk secara bertahap dan aman mengurangi pembatasan.
(tsa)
Lihat Juga :