Kapan Waktu yang Tepat untuk Cek Gula Darah? Penting Diketahui agar Efektif
Selasa, 15 Agustus 2023 - 09:09 WIB
- Berkeringat.
- Jantung berdebar.
- Merasa takut atau cemas.
Ketika Anda merasakan gejala tersebut, penting untuk memeriksa gula darah untuk mengetahui apakah kadar Anda rendah dan seberapa rendah.
Ketika mengalami hal ini, Anda perlu mengonsumsi karbohidrat (gula) seperti pisang atau jus apel, untuk mengatasi hipoglikemia. Ingat, hipoglikemia berat dapat mengancam jiwa.
Baca Juga: Saling Terkait, Apakah Gula Darah Sama dengan Diabetes?
Gula darah tinggi dapat membahayakan kesehatan dalam jangka pendek dan jangka panjang. Jadi, penting untuk memeriksakan gula darah jika Anda mengalami gejala berikut:
- Meningkatnya rasa haus (polidipsia) dan/atau rasa lapar.
- Sering buang air kecil.
- Sakit kepala.
- Muncul sifat cepat marah.
- Penglihatan kabur.
- Jantung berdebar.
- Merasa takut atau cemas.
Ketika Anda merasakan gejala tersebut, penting untuk memeriksa gula darah untuk mengetahui apakah kadar Anda rendah dan seberapa rendah.
Ketika mengalami hal ini, Anda perlu mengonsumsi karbohidrat (gula) seperti pisang atau jus apel, untuk mengatasi hipoglikemia. Ingat, hipoglikemia berat dapat mengancam jiwa.
Baca Juga: Saling Terkait, Apakah Gula Darah Sama dengan Diabetes?
Gula Darah Tinggi
Bagi penderita diabetes, penyedia layanan kesehatan biasanya menganggap kadar gula darah di atas 180 mg/dL sebagai gula darah tinggi (hiperglikemia). Namun, kebanyakan penderita diabetes tidak merasakan gejala gula darah tinggi hingga kadarnya mencapai 250 mg/dL atau lebih tinggi.Gula darah tinggi dapat membahayakan kesehatan dalam jangka pendek dan jangka panjang. Jadi, penting untuk memeriksakan gula darah jika Anda mengalami gejala berikut:
- Meningkatnya rasa haus (polidipsia) dan/atau rasa lapar.
- Sering buang air kecil.
- Sakit kepala.
- Muncul sifat cepat marah.
- Penglihatan kabur.
Lihat Juga :