Review Film Talk to Me: Permainan Kerasukan yang Kurang Seram

Rabu, 23 Agustus 2023 - 09:56 WIB
Sementara, film ini juga mengangkat masalah rasa duka cita dan kehilangan yang amat sangat. Di film ini, karakter utamanya, Mia, kehilangan ibunya dua tahun silam karena bunuh diri. Tapi, sampai peristiwa di film itu, Mia ternyata belum mengikhlaskan kepergian sang bunda. Jadi, ketika arwahnya datang, Mia dengan mudah terpengaruh.

Obsesi Mia pada arwah ibunya terbukti berbahaya. Kegiatan berbicara dengan tangan yang awalnya hanyalah permainan anak-anak muda gabut akhirnya berakhir dengan tragedi. Mia merusak semua yang telah ada padanya akibat permainan itu dan juga ketidakmampuannya untuk mengikhlaskan kepergian ibunya.

Film ini sebenarnya sudah tepat dalam menggambarkan betapa rasa duka cita itu akan menghancurkan seseorang kalau tidak ditangani dengan baik. Sophie Wilde dengan sangat baik menggambarkan betapa terganggunya Mia dengan obsesinya itu. Tapi, ya sebatas itu.



Foto: Bloody Disgusting

Arwah-arwah yang ditampilkan di film ini kurang seram dan atmosfir horornya sangat kurang. Ada jump scare, tapi bukan yang spektakuler. Film ini kurang bikin merinding meskipun dibangun seperti itu.

Selama 95 menit, penonton akan disuguhi tontonan pembangunan cerita yang agak lambat. Di bagian awal, film ini dengan cepat memberikan tontonan plot twist yang agak bikin kaget. Tapi, setelahnya, banyak plot hole dan penjelasan terkait tangan itu juga kurang memuaskan.

Bahkan, klimaksnya pun kurang greget. Duo sutradaranya, Danny dan Michael Philippou, bermaksud memberikan sesuatu yang spektakuler di akhir film itu. Sayang, itu malah kurang menarik karena pengemasannya yang terasa “meh”. Penonton yang sudah sering menonton tayang sejenis pastinya sudah bisa menebak apa yang terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!