Hindari Penyakit Fatal, Ini Saran UEA saat Beli Hewan Kurban
Jum'at, 31 Juli 2020 - 08:18 WIB
(Baca juga: Sate Maranggi, Bisa Jadi Menu Pilihan Spesial Idul Adha )
Virus mematikan dapat ditularkan ke manusia dari kutu dan ternak. Ini juga dapat ditularkan antara manusia dengan kontak dekat dengan sekresi manusia, darah, organ, dan cairan tubuh lainnya. Penyakit ini memiliki gejala yang meliputi mual, demam, sakit kepala, berdarah, syok dan kegagalan multi organ.
Menurut pejabat kesehatan setempat, 40% korban meninggal karena virus dan saat ini tidak ada vaksinasi untuk orang atau hewan terhadapnya. Tukang daging berlisensi menguji ternak mereka jika ada tanda-tanda penyakit sebelum berkurban dengan peralatan higienis dan menjual dagingnya.
(Baca juga: 3 Inspirasi Resep Olahan Daging yang Beda untuk Hari Raya Idul Adha )
Pihak berwenang setempat menyarankan warga merayakan Idul Adha untuk membeli daging dari rumah pemotongan hewan resmi untuk menghindari penyakit fatal.
Virus mematikan dapat ditularkan ke manusia dari kutu dan ternak. Ini juga dapat ditularkan antara manusia dengan kontak dekat dengan sekresi manusia, darah, organ, dan cairan tubuh lainnya. Penyakit ini memiliki gejala yang meliputi mual, demam, sakit kepala, berdarah, syok dan kegagalan multi organ.
Menurut pejabat kesehatan setempat, 40% korban meninggal karena virus dan saat ini tidak ada vaksinasi untuk orang atau hewan terhadapnya. Tukang daging berlisensi menguji ternak mereka jika ada tanda-tanda penyakit sebelum berkurban dengan peralatan higienis dan menjual dagingnya.
(Baca juga: 3 Inspirasi Resep Olahan Daging yang Beda untuk Hari Raya Idul Adha )
Pihak berwenang setempat menyarankan warga merayakan Idul Adha untuk membeli daging dari rumah pemotongan hewan resmi untuk menghindari penyakit fatal.
(nug)
Lihat Juga :