Atasi Glass Ceiling, Perempuan Harus Unjuk Kualitas
Rabu, 20 September 2023 - 11:14 WIB
Dalam program monthly talk yang diprakarsai oleh Women Empowerement Center (WEC) Universitas Indonesia Jumat lalu (15/9), Purwanti berbagi cerita bahwa perempuan harus berjuang untuk mencapai cita-cita dan agar bisa bersaing di dunia kerja. "Kita bekerja dalam posisi apapun, disitu kita punya cita-cita , kita harus berjuang untuk mencapai yang terbaik. Proses itu yang saya hadapi sehingga bisa sampai pada titik ini, ujarnya.
"Purwanti sendiri mengaku tidak menemukan hambatan glass ceiling di tempat kerja. Sebaliknya, dukungan terhadap perempuan di tempat kerjanya sangat besar. "Hanya sebatas politik kantor, tapi bisa kita hadapi dengan baik," ujarnya. Purwanti menyatakan bahwa kesuksesan yang diraihnya juga tak lepas dari peran keluarga dan lingkungan terdekatnya.
Dalam acara yang dipandu Wiendy Hapsari, Kepala Litbang MNC portal Indonesia, Purwanti memberikan wejangan untuk mengatasi glass ceiling. Pertama, lulusan S3 dari Management & Science University, Malaysia tersebut berpesan agar para perempuan bisa selalu berpikir positif pada orang lain. Kedua, perempuan juga harus mampu mengenali kemampuan diri sendiri sebagai wanita pekerja.
"kalau kita sudah yakin akan kemampuan kita, kelemahan kita seperti apa, akan lebih enak. Kita juga perlu tahu arah kita mau kemana, mau pilih karier atau keluarga, agar bisa melihat apa yang diperjuangkan,"tutur Purwanti. Ia juga menyarankan agar para perempuan bisa aktif memperluas networking atau jaringan pertemanan.
Di dalam lingkungan kerja, Purwanti memberikan advis agar semua pihak harus saling membantu, berkolaborasi dan bersinergi dengan lingkungan pekerjaan. Hal ini diperlukan agar eksistensi tetap bisa dipertahankan. Upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas diri juga menjadi kunci untuk bisa sukses mengatasi hambatan glass ceiling.
"Purwanti sendiri mengaku tidak menemukan hambatan glass ceiling di tempat kerja. Sebaliknya, dukungan terhadap perempuan di tempat kerjanya sangat besar. "Hanya sebatas politik kantor, tapi bisa kita hadapi dengan baik," ujarnya. Purwanti menyatakan bahwa kesuksesan yang diraihnya juga tak lepas dari peran keluarga dan lingkungan terdekatnya.
Dalam acara yang dipandu Wiendy Hapsari, Kepala Litbang MNC portal Indonesia, Purwanti memberikan wejangan untuk mengatasi glass ceiling. Pertama, lulusan S3 dari Management & Science University, Malaysia tersebut berpesan agar para perempuan bisa selalu berpikir positif pada orang lain. Kedua, perempuan juga harus mampu mengenali kemampuan diri sendiri sebagai wanita pekerja.
"kalau kita sudah yakin akan kemampuan kita, kelemahan kita seperti apa, akan lebih enak. Kita juga perlu tahu arah kita mau kemana, mau pilih karier atau keluarga, agar bisa melihat apa yang diperjuangkan,"tutur Purwanti. Ia juga menyarankan agar para perempuan bisa aktif memperluas networking atau jaringan pertemanan.
Di dalam lingkungan kerja, Purwanti memberikan advis agar semua pihak harus saling membantu, berkolaborasi dan bersinergi dengan lingkungan pekerjaan. Hal ini diperlukan agar eksistensi tetap bisa dipertahankan. Upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas diri juga menjadi kunci untuk bisa sukses mengatasi hambatan glass ceiling.
Lihat Juga :