7 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan, Bisa Picu Keracunan
Minggu, 24 September 2023 - 17:30 WIB
Roti tawar sendiri terbuat dari tepung olahan yang tidak banyak bermanfaat bagi sistem pencernaan. Ini pada dasarnya hanya berubah menjadi gula dan tidak akan membuat Anda kenyang lama.
Untuk membuat kombinasi makanan ini lebih baik, tukar selai dengan selai kacang kaya protein yang juga menawarkan lemak sehat yang mengenyangkan. Selain itu, tukar roti putih dengan roti gandum utuh yang kaya serat.
Foto/Getty Images
Merupakan hal yang umum menyantap makanan kaya zat besi seperti telur dadar, bayam untuk sarapan bersama dengan secangkir kopi atau teh. Sayangnya polifenol dan tanin dalam teh, serta asam klorogenat dalam kopi dapat mengurangi penyerapan zat besi.
Mengonsumsi makanan ini secara bersamaan dapat menyebabkan kekurangan energi dan perasaan tidak sehat secara umum jika Anda tidak mendapatkan cukup zat besi. Hindari teh atau kopi saat Anda mengonsumsi makanan kaya zat besi dan tunggu setidaknya dua jam sebelum meminum minuman lain yang mengandung kafein.
Bagi wanita yang sedang menstruasi dan usia subur, hal ini dapat menjadi masalah. Pasalnya, zat besi sangat penting untuk kesehatan dan tingkat energi yang baik.
Baca Juga: 11 Makanan yang Bisa Menyembuhkan Sakit Kepala, Nomor 5 Ampuh Dikonsumsi Mentah
Foto/Getty Images
Buah asam seperti jeruk tidak boleh dipadukan dengan susu. Ini karena jeruk bersifat asam dan dapat mengganggu keseimbangan enzim pencernaan perut sehingga membuat pencernaan menjadi sulit. Faktanya, perut Anda sendiri merupakan lingkungan yang sangat asam karena asam klorida yang dihasilkannya untuk membantu pencernaan.
Susu juga tinggi gula laktosa sehingga membutuhkan enzim yang disebut laktase untuk memecahnya dengan baik menjadi glukosa dan galaktosa. Tanpa enzim ini, Anda lebih akan menderita gas, kembung, dan gangguan pencernaan setelah minum susu.
Jika Anda mengikuti prinsip pemadanan makanan Ayurveda, daripada mengonsumsi jus jeruk dengan susu, pastikan untuk memakan buah jeruk sendiri. Sebaiknya konsumsi 20 menit setelah sarapan.
Untuk membuat kombinasi makanan ini lebih baik, tukar selai dengan selai kacang kaya protein yang juga menawarkan lemak sehat yang mengenyangkan. Selain itu, tukar roti putih dengan roti gandum utuh yang kaya serat.
3. Telur dan Kopi
Foto/Getty Images
Merupakan hal yang umum menyantap makanan kaya zat besi seperti telur dadar, bayam untuk sarapan bersama dengan secangkir kopi atau teh. Sayangnya polifenol dan tanin dalam teh, serta asam klorogenat dalam kopi dapat mengurangi penyerapan zat besi.
Mengonsumsi makanan ini secara bersamaan dapat menyebabkan kekurangan energi dan perasaan tidak sehat secara umum jika Anda tidak mendapatkan cukup zat besi. Hindari teh atau kopi saat Anda mengonsumsi makanan kaya zat besi dan tunggu setidaknya dua jam sebelum meminum minuman lain yang mengandung kafein.
Bagi wanita yang sedang menstruasi dan usia subur, hal ini dapat menjadi masalah. Pasalnya, zat besi sangat penting untuk kesehatan dan tingkat energi yang baik.
Baca Juga: 11 Makanan yang Bisa Menyembuhkan Sakit Kepala, Nomor 5 Ampuh Dikonsumsi Mentah
4. Jeruk dan Susu
Foto/Getty Images
Buah asam seperti jeruk tidak boleh dipadukan dengan susu. Ini karena jeruk bersifat asam dan dapat mengganggu keseimbangan enzim pencernaan perut sehingga membuat pencernaan menjadi sulit. Faktanya, perut Anda sendiri merupakan lingkungan yang sangat asam karena asam klorida yang dihasilkannya untuk membantu pencernaan.
Susu juga tinggi gula laktosa sehingga membutuhkan enzim yang disebut laktase untuk memecahnya dengan baik menjadi glukosa dan galaktosa. Tanpa enzim ini, Anda lebih akan menderita gas, kembung, dan gangguan pencernaan setelah minum susu.
Jika Anda mengikuti prinsip pemadanan makanan Ayurveda, daripada mengonsumsi jus jeruk dengan susu, pastikan untuk memakan buah jeruk sendiri. Sebaiknya konsumsi 20 menit setelah sarapan.
5. Pasta dengan Saus Tomat dan Keju
Lihat Juga :