Studi: Pria yang Bekerja Penuh Tekanan dan Kurang Dihargai Berisiko Idap Penyakit Jantung

Minggu, 24 September 2023 - 19:00 WIB
Baca Juga: Awas Gigi Berlubang Bisa Menyebabkan Penyakit Jantung, Jangan Dianggap Sepele!

Penulis utama studi Mathilde Lavigne-Robichaud, RD, MS mengatakan bahwa tekanan pekerjaan mengacu pada lingkungan kerja di mana karyawan menghadapi kombinasi tuntutan pekerjaan yang tinggi dan rendahnya kendali atas pekerjaan mereka. Para peneliti juga mempelajari dampak stres dan ERI pada kolaps koroner.

Studi tersebut menemukan bahwa pria yang berjuang dengan pekerjaan yang membuat stres dan kurang dihargai mengalami peningkatan risiko penyakit jantung sebesar 49 persen dibandingkan dengan pria yang tidak melaporkan stres tersebut.

Lebih lanjut, pria yang merasakan stres dan ERI secara bersamaan memiliki risiko dua kali lipat terkena penyakit jantung, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami kombinasi tersebut. Para peneliti tidak dapat menemukan hubungan antara kesehatan jantung dan berbagai pemicu stres pada partisipan wanita.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, penyakit jantung dapat menurunkan aliran darah ke jantung. Kondisi ini berpotensi menyebabkan serangan jantung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!