CERMIN: Beberapa Sutradara Ingin Seperti Quentin Tarantino, tapi Saya Ingin Menjadi Seperti John Carney

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 07:22 WIB
Di lain pihak, kita akan bertemu dengan Max. Seorang remaja dengan perawakan biasa saja, terbiasa dengan kerasnya hidup yang dijalaninya sebagai anak yang dibesarkan ayah dan ibu yang sudah berpisah. Ia juga melarikan dirinya ke sebuah tempat yang membuatnya menjadi dirinya sendiri bernama musik.



Foto: Apple TV+

Lantas ada Jeff yang tinggal ribuan kilometer dari Dublin, kota tempat Flora dan Max bermukim. Jeff mengajar kursus privat gitar secara online dari rumahnya di Los Angeles. Seorang laki-laki yang tampak bijak tapi sesungguhnya telah mengalami luka demi luka sepanjang hidupnya dan kini mencoba berdamai dengan dirinya sendiri.

Dalam Flora and Son, John Carney menyatukan ketiganya oleh musik. Flora dengan kecintaannya pada musik elektronik ternyata bisa sepemahaman dengan Max yang jago meracik musik dari laptopnya. Jeff yang menjadi tempat bagi Flora mempelajari gitar ternyata bisa terkoneksi dengan Flora yang punya sense of music yang baik.

Dalam sebuah wawancara dengan Letterboxd, John mengemukakan satu hal yang menjadi basis dari Flora and Son. “Yang terpenting adalah penonton merasa bahwa lagu-lagu tersebut berasal dari karakter dengan segala kekacauan, keterbatasan, bakat dan suaranya. Kami tidak mencari lagu hit. Kami mencari lagu-lagu indah yang bisa diciptakan oleh ketiga karakter ini.”

Kekacauan. Keterbatasan. Sebagai sutradara, saya membenci karakter sempurna. Saya menyukai karakter yang penuh kekacauan dan keterbatasan. Dan ingin penonton melihat mereka, sebagaimana saya, mencoba membereskan kekacauan demi kekacauan yang sudah mereka lakukan sepanjang hidup mereka. Saya juga ingin penonton melihat mereka mendobrak keterbatasan mereka dalam perjuangan untuk meraih yang mereka inginkan.



Foto: Apple TV+

Lagu-lagu yang dilantunkan oleh Flora, Max, dan Jeff bukanlah jenis lagu yang penuh dengan hook membius atau chorus yang nendang. Lagu-lagu itu terdengar indah dan tulus karena dituturkan oleh karakter dengan segala luka dan traumanya.

Bisa jadi sebagian penonton merasakan matanya berkaca-kaca ketika mendengarkan Joseph Gordon-Levitt menyanyikan I Hope That I Don’t Fall in Love With You. Bisa jadi sebagian pula merasa kembali bersemangat setelah mendengarkan duet Eve Hewson dan Joseph dalam lagu Meet in the Middle.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!