Review Film Sono: Ketika Tiga Bersaudara Pergi Mencari Orang Tua
Rabu, 18 Oktober 2023 - 14:10 WIB
Sejalan dengan gagasan cerita, film pendek garapan Dialectica Bandung ini tidak bermaksud untuk menjual kesedihan. Fokus bukan pada masalah-masalah yang menimpa, melainkan pada bagaimana seseorang memilih untuk bereaksi terhadap masalah tersebut. Tengok ketika Adam membagikan minuman yang masih sedikit kepada Nur dan kemudian Nur membagikannya kepada Upi.
Atau ketika pada awalnya sebenarnya Adam enggan mengajak kedua saudaranya mencari. Normal ketika berada di posisi Adam, kita akan merasa perlu untuk menyerap semua masalah, berpikir itu semua demi kebaikan. Biarlah kita menderita, asal keluarga tidak mengapa. Gagasan menarik dari perkembangan karakter Adam adalah justru masalah tidak serta merta harus ditanggung sendiri, tapi juga tidak harus dibagikan sebagai hal yang negatif.
Foto: Dialectica Bandung
Kamera mengundang penonton memasuki cerita dengan bertahap. Di awal, kamera menjangkau dengan lebar, membuat kita seperti menyaksikan dari jauh. Ketika Adam dan Nur bertengkar, kita dibawa mendekat, kita melihat dari sisi mereka bergantian. Dan di akhir cerita, kita melihat suatu kejadian langsung dari mata Adam.
Salah satu tantangan pada film pendek adalah membuat penonton peduli dalam waktu yang singkat. Apalagi jika durasinya hanya sepuluh menit lebih sedikit seperti Sono. Film ini, lewat perlakuan kameranya, berhasil mendekatkan kita kepada Adam serta saudara-saudaranya.
Baca Juga: 7 Drama Korea tentang Forensik yang Seru dan Bikin Penasaran
Atau ketika pada awalnya sebenarnya Adam enggan mengajak kedua saudaranya mencari. Normal ketika berada di posisi Adam, kita akan merasa perlu untuk menyerap semua masalah, berpikir itu semua demi kebaikan. Biarlah kita menderita, asal keluarga tidak mengapa. Gagasan menarik dari perkembangan karakter Adam adalah justru masalah tidak serta merta harus ditanggung sendiri, tapi juga tidak harus dibagikan sebagai hal yang negatif.
Foto: Dialectica Bandung
Kamera mengundang penonton memasuki cerita dengan bertahap. Di awal, kamera menjangkau dengan lebar, membuat kita seperti menyaksikan dari jauh. Ketika Adam dan Nur bertengkar, kita dibawa mendekat, kita melihat dari sisi mereka bergantian. Dan di akhir cerita, kita melihat suatu kejadian langsung dari mata Adam.
Salah satu tantangan pada film pendek adalah membuat penonton peduli dalam waktu yang singkat. Apalagi jika durasinya hanya sepuluh menit lebih sedikit seperti Sono. Film ini, lewat perlakuan kameranya, berhasil mendekatkan kita kepada Adam serta saudara-saudaranya.
Baca Juga: 7 Drama Korea tentang Forensik yang Seru dan Bikin Penasaran
Lihat Juga :