Atasi Rasa Bosan, Anak-Anak Bisa Konsumsi Kalori Lebih Banyak

Minggu, 29 Oktober 2023 - 15:47 WIB
"Studi sebelumnya tentang apa yang dapat mempengaruhi perilaku makan pada anak-anak cenderung didasarkan pada kuesioner, dengan semua suasana hati negatif, termasuk kesedihan, kemarahan dan kecemasan, dikelompokkan bersama. Kebosanan mudah dikenali, dan umumnya mudah diperbaiki, jadi membantu orang tua mengatasi kebosanan anak tanpa menggunakan makanan akan menjadi cara yang berpotensi membantu mengurangi ngemil yang kurang sehat,” ujar dia lagi.

Dr Stone menekankan bahwa pengalaman mengalami kebosanan penting dalam pengembangan rasa percaya diri dan kreativitas anak, sehingga tidak menyarankan agar anak dapat atau sebaiknya menghindari rasa bosan.

Sebaliknya, dia menyarankan bahwa anak-anak perlu belajar untuk mengalami kebosanan tanpa beralih ke makanan dan bahwa orangtua dapat mencoba mengalihkan perhatian anak mereka dari makanan ketika merasa bosan atau menata ulang lingkungan makanan di rumah untuk memperkecil kemungkinan anak-anak beralih ke makanan ketika mereka merasa bosan.

Baca Juga: Mengenal Risiko Patah Tulang Ekor, Viral Kursi Seorang Anak Ditarik saat Mau Duduk

Profesor Farrow menambahkan, biasanya anak-anak cenderung beralih ke makanan ketika bosan dan beberapa anak lebih cenderung melakukan hal ini dibandingkan yang lain. Ini adalah penelitian pertama yang menguji hal ini secara eksperimental di laboratorium.

“Meskipun tampaknya ada perbedaan individu antara anak-anak dalam hal makan ketika bosan, akan sangat membantu jika kita mengetahui bahwa praktik pemberian makan yang dilakukan orang dewasa di sekitar makanan mungkin menentukan kemungkinan terjadinya hal ini,” ujarnya.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!