Indonesia Alami Krisis Pekerja Digital Generasi Muda, Ini Strategi Sandiaga
Minggu, 29 Oktober 2023 - 22:40 WIB
Baca Juga: Rayakan Hari Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno: Selebrasi Menuju Indonesia Emas
Faktanya, sejauh ini pemerintah hanya mampu menyediakan 400.000 pekerja digital per tahun. Dalam arti lain masih terdapat gap untuk memenuhi semua permintaan industri.
“Gap sebanyak 200.000 ini akan kita isi oleh para anak-anak muda berkolaborasi dengan dunia usaha atau private sector,” jelasnya.
Ketua Dewan Pakar TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD itu pun tidak menampik, masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dibenahi pemerintah. Hal ini agar Indonesia bisa memantapkan diri sebagai salah satu hub dan epicentrum ekonomi digital terbesar di kawasan Asia.
Setidaknya ada tiga poin yang di-highlight Sandiaga pada kesempatan kali ini. Pertama, dibutuhkan edukasi dan literasi digital untuk menyiapkan generasi muda agar memiliki kemampuan yang memumpuni.
Faktanya, sejauh ini pemerintah hanya mampu menyediakan 400.000 pekerja digital per tahun. Dalam arti lain masih terdapat gap untuk memenuhi semua permintaan industri.
“Gap sebanyak 200.000 ini akan kita isi oleh para anak-anak muda berkolaborasi dengan dunia usaha atau private sector,” jelasnya.
Ketua Dewan Pakar TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD itu pun tidak menampik, masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dibenahi pemerintah. Hal ini agar Indonesia bisa memantapkan diri sebagai salah satu hub dan epicentrum ekonomi digital terbesar di kawasan Asia.
Setidaknya ada tiga poin yang di-highlight Sandiaga pada kesempatan kali ini. Pertama, dibutuhkan edukasi dan literasi digital untuk menyiapkan generasi muda agar memiliki kemampuan yang memumpuni.
Lihat Juga :