Viral! Cara Kocak TikToker Sentil Orang yang Bilang Duit Rp10 Ribu Cukup Asal di Tangan Istri yang Tepat
Kamis, 02 November 2023 - 16:51 WIB
“Lu mah enak tinggal di hutan hujan tropis. Ceban seminggu juga cukup. Masak pakai kayu bakar, kagak beli gas, lampu pake senter Kopassus, kagak beli token, lah gua di Depok. Beras seliter udah 8.000,” tuturnya.
“Belum lagi bocah berhentiin kang siomay. Belum lagi mertua minta bayarin COD gamis Lesti. Ceban mah nggak cukup sehari,” lanjutnya.
Bunga juga memberi sindiran bahwa laki-laki yang kerap mengeluarkan pernyataan tersebut menurutnya bukan irit, melainkan terlalu pelit untuk menafkahi istri.
“Lagian laki lu ngasih 10.000 banget. Lebih gopek, naik busway bisa tiga kali tuh. Tapi lu keren. Lu keren sehari 10.000 buat makan sekeluarga. Keren,” sindirnya.
“Kalau saya dikasih 10.000 sama laki saya, saya beliin mie dua bungkus kuahnya sebaskom. Uyup bang sampai kembung,” sambungnya.
Baca Juga: Heboh Penumpang Pesawat Punya Tiket tapi Nggak Ada Bangkunya
Bunga lantas berpesan, seharusnya setiap orang tidak perlu harus membanding-bandingkan pengelolaan keuangan diri sendiri dengan orang lain, karena kembali lagi, setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.
“Udah daripada kita adu jago mengelola keuangan, mendingan anak lu suruh pulang gih ngobrol mulu sama patung McD,” pungkasnya.
“Belum lagi bocah berhentiin kang siomay. Belum lagi mertua minta bayarin COD gamis Lesti. Ceban mah nggak cukup sehari,” lanjutnya.
Bunga juga memberi sindiran bahwa laki-laki yang kerap mengeluarkan pernyataan tersebut menurutnya bukan irit, melainkan terlalu pelit untuk menafkahi istri.
“Lagian laki lu ngasih 10.000 banget. Lebih gopek, naik busway bisa tiga kali tuh. Tapi lu keren. Lu keren sehari 10.000 buat makan sekeluarga. Keren,” sindirnya.
“Kalau saya dikasih 10.000 sama laki saya, saya beliin mie dua bungkus kuahnya sebaskom. Uyup bang sampai kembung,” sambungnya.
Baca Juga: Heboh Penumpang Pesawat Punya Tiket tapi Nggak Ada Bangkunya
Bunga lantas berpesan, seharusnya setiap orang tidak perlu harus membanding-bandingkan pengelolaan keuangan diri sendiri dengan orang lain, karena kembali lagi, setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.
“Udah daripada kita adu jago mengelola keuangan, mendingan anak lu suruh pulang gih ngobrol mulu sama patung McD,” pungkasnya.
Lihat Juga :