Puspita Martha Bantu Peserta Program PKK dari Kemendikbudristek Raih Peluang Kerja

Senin, 06 November 2023 - 15:51 WIB
LKP Puspita Martha selama tiga tahun berturut-turut selalu menjadi bagian dari kegiatan yang diprakarsai oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan (Ditsuslat) Kemendikbudristek, yakni Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK). Foto/Istimewa
JAKARTA - LKP Puspita Martha selama tiga tahun berturut-turut selalu menjadi bagian dari kegiatan yang diprakarsai oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan (Ditsuslat) Kemendikbudristek, yakni Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK). Program prioritas ini membantu generasi muda, terutama Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS), untuk mengembangkan minat dan bakat serta memajukan potensi diri dalam meningkatkan kompetensi agar siap turun dan bersaing di dunia industri.

Puspita Martha yang didirikan oleh DR. Martha Tilaar pada 1970 bertujuan untuk mencetak wanita cantik, mandiri, dan menginspirasi. Puspita Martha menyelenggarakan tiga program pendidikan yaitu School of Make Up, School of Hairdressing, dan School of Beauty Aesthetic & Spa yang telah memiliki standar sertifikasi nasional maupun internasional.



Dengan berbagai macam pendekatan ilmiah serta lintas budaya untuk memenuhi kebutuhan industri, LKP Puspita Martha memiliki lulusan yang dapat bekerja, bahkan menciptakan lapangan kerja, di berbagai bidang. Hal ini menjadikan LKP Puspita Martha sebagai salah satu penggerak dalam program PKK.

Program Puspita Martha yang diajarkan kepada para peserta PKK di tahun 2023 adalah bagian dari School of Beauty Aesthetic & Spa dan terfokus pada Spa Terapis. Di dalamnya para peserta diajarkan soft skill berupa program pembelajaran dengan modul yang telah terstandarisasi dan juga praktik intensif dengan pengawasan dari pengajar-pengajar ahli.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!