Penderita Diabetes Tipe 2 Wajib Ubah Pola Makan, Begini Caranya!

Jum'at, 01 Desember 2023 - 06:00 WIB
Tergantung pada berat badan Anda saat ini, kebiasaan makan, dan riwayat kesehatan Anda, mereka mungkin menyarankan Anda untuk mencoba mengurangi jumlah kalori dalam makanan atau camilan Anda.

Mempraktikkan kontrol porsi juga dapat membantu menjaga kadar gula darah Anda dalam kisaran target.

2. Pilihlah makanan yang kaya nutrisi

Mengonsumsi berbagai macam makanan padat nutrisi dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Secara umum, makanan “padat nutrisi” berarti makanan yang mengandung banyak nutrisi – seperti vitamin dan mineral – baik untuk ukuran atau nilai kalorinya.

Namun, tergantung pada kebutuhan kesehatan Anda, dokter atau ahli diet Anda mungkin menyarankan Anda untuk membatasi beberapa makanan ini. Misal, beberapa penderita diabetes tipe 2 mungkin mendapat manfaat dari mengikuti diet rendah karbohidrat yang membatasi buah-buahan, sayuran bertepung, kacang-kacangan kering, dan biji-bijian.

Jika Anda mengalami hal tersebut, pilihlah makanan kaya nutrisi dan juga rendah karbohidrat, seperti protein tanpa lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Sayuran tertentu – seperti sayuran berdaun hijau atau brokoli – kaya akan nutrisi tetapi rendah karbohidrat.

Terlepas dari pola makan spesifik yang Anda ikuti, yang terbaik adalah mengonsumsi makanan yang mengandung banyak nutrisi setiap kali makan.

3. Batasi asupan karbohidrat olahan

Karbohidrat olahan cenderung rendah nutrisi namun tinggi kalori. Makan terlalu banyak dapat meningkatkan kadar gula darah dan berkontribusi terhadap penambahan berat badan.

Untuk membantu mengatur kadar gula darah dan berat badan Anda, sebaiknya simpan makanan ini untuk camilan sesekali. Sebaliknya, pilihlah produk gandum utuh atau makanan lain yang kaya nutrisi dan serat.

4. Pilih makanan lemak yang menyehatkan jantung

Menurut American Diabetes Association, jenis lemak yang Anda makan lebih penting dibandingkan jumlah total lemak yang Anda makan.

Untuk menurunkan risiko penyakit jantung, organisasi tersebut merekomendasikan makan makanan yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!