Restoran Ini Hadirkan Cara Baru Santap Durian, Pakai Kuah!
Senin, 01 Januari 2024 - 18:18 WIB
Durian chicken hotpot bahkan menjadi menu utama yang dijual di restoran tersebut, karena memadukan hotpot tradisional dengan cita rasa durian nan eksotis dan ayam yang empuk.
Hotpot tersebut menyajikan perpaduan unik antara kuah kaldu yang terbuat dari air kelapa murni dan daging durian, sehingga menghasilkan cita rasa sari buah yang manis dan menggugah selera. Kuahnya juga diperkaya dengan kuah ayam yang menawarkan pengalaman cita rasa berlapis berupa manis dan segar.
Tidak hanya berisi daging durian Musang King, menu hotpot ini juga terdiri dari bahan utama berupa ayam kampung dengan tekstur daging yang dinilai lebih empuk plus daging kelapa. Kombinasi tersebut meningkatkan nuansa tropis pada hidangan dan melengkapi kekayaan rasa kaldu.
Meskipun bahan dasarnya berfokus pada kesederhanaan, namun restoran tersebut juga menyediakan opsi untuk menyesuaikan hotpot dengan item tambahan lain mulai dari sayuran tong ho, sepiring jamur liar Yunnan, tahu beku, dan mi bayam.
Ada juga menu tambahan berbagai jenis jamur yang tersedia di atas piring, mulai kuping kuning, matsutake, jamur bambu, morel, hingga jamur kuping kayu hitam dan putih. Beberapa jamur tampak sengaja dikeringkan, sehingga sedikit mempengaruhi teksturnya tetapi secara signifikan meningkatkan umami kaldu.
Baca Juga: Sandiaga Sambut Wisatawan Mancanegara Pertama di 2024 yang Liburan ke Bintan
Hotpot tersebut menyajikan perpaduan unik antara kuah kaldu yang terbuat dari air kelapa murni dan daging durian, sehingga menghasilkan cita rasa sari buah yang manis dan menggugah selera. Kuahnya juga diperkaya dengan kuah ayam yang menawarkan pengalaman cita rasa berlapis berupa manis dan segar.
Tidak hanya berisi daging durian Musang King, menu hotpot ini juga terdiri dari bahan utama berupa ayam kampung dengan tekstur daging yang dinilai lebih empuk plus daging kelapa. Kombinasi tersebut meningkatkan nuansa tropis pada hidangan dan melengkapi kekayaan rasa kaldu.
Meskipun bahan dasarnya berfokus pada kesederhanaan, namun restoran tersebut juga menyediakan opsi untuk menyesuaikan hotpot dengan item tambahan lain mulai dari sayuran tong ho, sepiring jamur liar Yunnan, tahu beku, dan mi bayam.
Ada juga menu tambahan berbagai jenis jamur yang tersedia di atas piring, mulai kuping kuning, matsutake, jamur bambu, morel, hingga jamur kuping kayu hitam dan putih. Beberapa jamur tampak sengaja dikeringkan, sehingga sedikit mempengaruhi teksturnya tetapi secara signifikan meningkatkan umami kaldu.
Baca Juga: Sandiaga Sambut Wisatawan Mancanegara Pertama di 2024 yang Liburan ke Bintan
Lihat Juga :