Peneliti Temukan Ratusan Ribu Partikel Plastik dalam Air Kemasan, Berbahayakah bagi Kesehatan?
Selasa, 16 Januari 2024 - 11:31 WIB
“Di satu sisi, partikel plastik ini dapat menyebabkan cedera fisik dengan merusak, misalnya usus saat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, atau paru-paru saat kita menghirupnya,” jelasnya.
Melihat adanya kandungan mikroplastik serta nanoplastik dalam air kemasan, dua hal tersebut mengandung zat aditif dan dikhawatirkan dapat menimbulkan bahaya kimia pada kesehatan konsumen.
“Mikro dan nanoplastik juga dapat menimbulkan bahaya kimia, karena mengandung zat aditif yang ditambahkan selama produksi untuk memberikan sifat khusus seperti kekuatan, fleksibilitas, kekakuan, kemampuan beradaptasi terhadap faktor eksternal, dan lain-lain,” beber Dr. Sara Benede.
Beberapa bahan aditif yang sempat menjadi sorotan karena terkandung dalam botol air kemasan yakni ftalat dan bisphenol A [BPA]. Kedua bahan tersebut dapat mengubah fungsi sistem endokrin yang berdampak buruk pada perkembangan, reproduksi, neurologis, serta kekebalan tubuh manusia.
Melihat adanya kandungan mikroplastik serta nanoplastik dalam air kemasan, dua hal tersebut mengandung zat aditif dan dikhawatirkan dapat menimbulkan bahaya kimia pada kesehatan konsumen.
“Mikro dan nanoplastik juga dapat menimbulkan bahaya kimia, karena mengandung zat aditif yang ditambahkan selama produksi untuk memberikan sifat khusus seperti kekuatan, fleksibilitas, kekakuan, kemampuan beradaptasi terhadap faktor eksternal, dan lain-lain,” beber Dr. Sara Benede.
Beberapa bahan aditif yang sempat menjadi sorotan karena terkandung dalam botol air kemasan yakni ftalat dan bisphenol A [BPA]. Kedua bahan tersebut dapat mengubah fungsi sistem endokrin yang berdampak buruk pada perkembangan, reproduksi, neurologis, serta kekebalan tubuh manusia.
(tsa)
Lihat Juga :