Mengenal Heart Failure Monitor, Alat Pendeteksi Kadar Air dalam Paru-Paru untuk Pasien Gagal Jantung

Kamis, 01 Februari 2024 - 12:00 WIB
Prof Wee melanjutkan, HFM melibatkan kecanggihan AI dalam pengoperasiannya. Teknologi ini sekilas miris stetoskop digital yang penggunaannya disambungkan ke aplikasi yang ada di smartphone.

Alat ini bekerja dengan mendeteksi kelebihan cairan pada paru-paru, yang merupakan gejala umum gagal jantung hanya dalam kurun waktu 30 detik setelah alat diletakkan di dada kanan-kiri pasien. Hasil pemeriksaan akan masuk ke ponsel pintar pasien untuk kemudian dianalisis oleh dokter dan diberikan penanganan yang tepat.

"Alat ini telah dites pada lebih dari 3.000 pasien gagal jantung di Tan Tock Seng Hospital yang merupakan bagian dari Singhealth Group dari Singapore dan Primaya Hospital," terang Prof Wee.

"Hasil pembacaan alat akurasinya mencapai lebih dari 90%," jelasnya.

Lantas, bagaimana cara menggunakan HFM?

Baca Juga: 5 Makanan Penyebab Sariawan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Berlebihan



Dokter Spesialis Jantung Primaya Hospital dr Rony M. Santoso, SpJP (K) menjelaskan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat menggunakan alat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!