CERMIN: Mercusuar Harapan Itu Bernama Imajinari

Sabtu, 03 Februari 2024 - 08:26 WIB
Lalu tahun ini Imajinari kembali datang dengan Agak Laen The Movie dan mempercayakan nakhoda kepada Muhadkly Acho. Saya bukan penonton podcast atau mengikuti sepak terjang Agak Laen, pun membaca sinopsis filmnya terlebih dahulu sebelum memutuskan menonton filmnya. Saya mengelola ekspektasi saya sebelum memutuskan melangkahkan kaki ke bioskop dan membeli tiket filmnya.

Saya terpesona sejak awal bagaimana Agak Laen The Movie membuka filmnya dengan menarik. Membawa kita masuk ke sebuah dunia berbeda dan lain, dunia yang sesungguhnya ada di sekitar kita tapi tak pernah benar-benar kita ketahui bagaimana dunia tersebut bekerja. Sebuah dunia bernama pasar malam.



Meski tak digali lebih detail, tapi pengenalan situasi di pasar malam cukup membawa kita masuk ke salah satu wahana bernama Rumah Hantu. Kita diajak Acho masuk ke sebuah wahana yang memang biasanya dijalankan dengan malas, nyaris tanpa invensi, sebagaimana sebagian besar film horor yang dirilis di Indonesia.

Kita bertemu dengan Boris, Bene, dan Jegel yang malas-malasan menjadi bagian dari wahana tersebut yang membuatnya tentu saja juga dijauhi pengunjung pasar malam. Hingga Oki muncul dan memberi ide cemerlang. Oki yang berkepala botak dan baru saja bebas dari penjara karena narkoba datang dengan ide merenovasi wahana dan membuatnya menjadi kembali menakutkan seperti seharusnya.

Sebagaimana hidup yang selalu penuh kejutan, begitupun apa yang terjadi dalam film ini. Baru saja hendak memulai mengoperasikan wahana yang baru selesai direnovasi, sebuah musibah datang. Seorang pengunjung dengan sakit jantung masuk ke dalam wahana dan mendapati dirinya ketakutan dan akhirnya meregang nyawa.

Tentu saja membuat empat sekawan ini panik dan melakukan yang paling mungkin terpikirkan: mengubur mayat si pengunjung dalam wahana.



Setelahnya skenario Agak Laen The Movie yang juga ditulis oleh Acho bekerja dengan dinamis dengan kelokan demi kelokan cerita yang meski tak terlampau mengejutkan, tapi berhasil membuat filmnya hadir sebagai karya yang solid. Dengan penataan kamera yang asyik dan ilustrasi musik yang menarik, membuat film ini juga tak sekadar hadir sebagai film yang menghadirkan para komedian sebagai pemeran utamanya.

NamunAgak Laen The Movie juga mengagetkan sebagaimana Ngeri-Ngeri Sedap ketika kita melihat bahwa komedian-komedian itu pun bisa berakting menarik ketika diberi skenario asyik dan pengarahan yang tepat. Dari film ini kita melihat seorang bintang baru terlahir: Oki Rengga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!