Ibu Hamil dan Menyusui Boleh Pakai Skincare, tapi Jangan Gunakan serta Kenai Bagian Ini
Minggu, 11 Februari 2024 - 11:30 WIB
Namun formula satu ini tidak dianjurkan para ahli untuk ibu hamil dan menyusui.
Hydroquinone dapat terserap sampai jaringan kulit terdalam karena cara kerjanya dengan menekan produksi enzim yang dapat menggelapkan kulit (melanin).
Selain ketiga bahan di atas, ibu hamil dan menyusui juga wajib menghindari pemakaian minoxidil yang biasanya ada di serum pertumbuhan rambut serta tretinoin yang kerap digunakan untuk mengobati jerawat.
Neny Triastuti menjelaskan, tidak ada larangan pemakaian skincare pada ibu hamil dan menyusui. Tetapi, para wanita yang sedang hamil dan menyusui juga wajib membatasi beberapa produk skincare karena dapat meningkatkan risiko cacat pada janin.
“Maka dari itu, para ibu yang ingin tetap menggunakan skincare di masa kehamilan, sebaiknya melakukan konsultasi pada dokter ahli agar mendapat treatment terbaik serta terhindar dari risiko berbahaya bagi ibu dan janin,” pungkasnya.
3. Hydroquinone
Biasanya hydroquinone digunakan untuk mengatasi kulit yang mengalami hiperpigmentasi, sehingga kulit akan cerah seketika. Meski manfaatnya terlihat menggiurkan, tetapi hydroquinone tidak boleh sembarangan dipakai apalagi oleh ibu hamil dan menyusui.Hydroquinone dapat terserap sampai jaringan kulit terdalam karena cara kerjanya dengan menekan produksi enzim yang dapat menggelapkan kulit (melanin).
Selain ketiga bahan di atas, ibu hamil dan menyusui juga wajib menghindari pemakaian minoxidil yang biasanya ada di serum pertumbuhan rambut serta tretinoin yang kerap digunakan untuk mengobati jerawat.
Neny Triastuti menjelaskan, tidak ada larangan pemakaian skincare pada ibu hamil dan menyusui. Tetapi, para wanita yang sedang hamil dan menyusui juga wajib membatasi beberapa produk skincare karena dapat meningkatkan risiko cacat pada janin.
“Maka dari itu, para ibu yang ingin tetap menggunakan skincare di masa kehamilan, sebaiknya melakukan konsultasi pada dokter ahli agar mendapat treatment terbaik serta terhindar dari risiko berbahaya bagi ibu dan janin,” pungkasnya.
(tsa)
Lihat Juga :