Sejarah Tiwul, Makanan Khas Gunungkidul yang Telah Resmi Terima Sertifikat HaKI
Jum'at, 16 Februari 2024 - 06:36 WIB
Tiwul diyakini sudah ada sejak zaman penjajahan, terlebih pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. Hal tersebut diperkuat dengan kondisi ketika itu, di mana sumber makanan seperti beras banyak diambil oleh Jepang yang kemudian memaksa penduduk asli untuk mencari alternatif lain.
Maka, dipilihlah singkong sebagai alternatif makanan pokok saat itu. Meskipun demikian, thiwul pada masa lalu memiliki perbedaan dengan sajian tiwul di masa sekarang.
Pada masa lalu, tiwul dimakan layaknya nasi dengan lauk pauk serta sayuran yang ada. Sedangkan saat ini tiwul biasa disandingkan dengan parutan kelapa dan siraman gula merah.
Sedangkan dari sisi rasa, tiwul memiliki cita rasa yang sedikit manis dengan aroma alami singkong, karena memang terbuat dari bahan dasar singkong.
Selain rasa yang khas, tiwul juga memiliki tekstur yang pulen dan sedikit menggumpal, sehingga memberikan sensasi tersendiri ketika memakannya.
Lihat Juga :