Apa Penyebab Bisa Kena Angin Duduk? Waspadai 10 Hal Ini

Rabu, 28 Februari 2024 - 21:00 WIB

8. Faktor Genetik



Riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner dapat meningkatkan risiko seseorang terkena angina pectoris.

9. Usia



Risiko penyakit jantung koroner meningkat seiring bertambahnya usia.

10. Stres



Stres kronis dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

Baca Juga: Hati-hati! Sarapan Gorengan Setiap Hari Bisa Kena Penyakit Ini

Sementara itu, beberapa gejala angin duduk atau angina pectoris di antaranya adalah rasa nyeri, tekanan, atau ketidaknyamanan di dada. Kondisi ini seringkali di belakang tulang dada atau di sekitar dada.

Mereka yang mengalami angin duduk seringkali mengeluhkan sensasi terbakar, dan sesak napas. Gejala lainnya meliputi nyeri yang bisa menyebar ke leher, rahang, bahu, lengan, atau punggung, dan seringkali mereda dengan istirahat atau penggunaan obat nitrat.

"Beberapa gejala yang bisa dialami adalah nyeri dada di sebelah kiri yang menjalar sampai ke lengan, keringat yang berbutir-butir dan juga nyeri yang terasa seperti tertindih benda yang sangat berat," jelasnya.

"Jika ada tanda-tanda seperti ini kemungkinan besar kamu bisa mengalami serangan infark miokard akut alias serangan jantung akut. Lebih baik teman-teman bawa langsung ke instansi kesehatan terdekat agar bisa mendapat pertolongan segera," pungkasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!