Kenalkan Teknologi DSA untuk Bantu Tangani Stroke Akut

Jum'at, 17 April 2020 - 17:27 WIB
Melalui kateter khusus, dokter akan menyuntikkan cairan kontras ke dalam bagian tubuh pasien yang akan diperiksa. Dengan menggunakan sinar X, dokter akan memantau perjalanan kontras melalui pembuluh darah dan mengevaluasi kondisi vaskular pasien. Saat pemeriksaan dinyatakan selesai, dokter akan langsung melakukan hemostasis pada lokasi penyuntikan untuk menghentikan perdarahan.

Setelah proses pemeriksaan selesai, pasien diharuskan beristirahat dengan posisi terlentang selama 4 hingga 6 jam. Tim medis akan melakukan pengamatan terhadap kondisi kesehatan pasien, khususnya komplikasi pada lokasi bekas suntikan.

Setelah tindakan vaskular, DSA dapat digunakan untuk memantau hasilnya dan memastikan bahwa perbaikan yang diinginkan telah tercapai. DSA juga dapat membantu mengidentifikasi dini adanya komplikasi seperti pendarahan atau pembekuan darah yang dapat terjadi selama atau setelah tindakan vaskular. Dengan teknologi digital terkini, dosis radiasi dapat diatur sedemikian rupa untuk meminimalkan risiko paparan radiasi pada pasien.

Alhasil dengan adanya kehadiran teknologi DSA di RS Royal Progress membuka akses lebih luas bagi masyarakat sekitar untuk mendapatkan kemudahan akses terhadap pengobatan terbaik dibawah pengawasan dokter spesialis unggulan.

Dengan fasilitas dan sarana prasarana mumpuni, serta dukungan dari tenaga medis profesional bersertifikat yang ahli di bidangnya, RS Royal Progress memiliki misi untuk mencegah, mengobati, dan mendukung proses pemulihan kesehatan bagi seluruh pasien. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan DSA dan metodenya.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!