Kaftan Batik Cocok untuk Acara Formal dan Dipakai Sehari-hari

Rabu, 06 Maret 2024 - 22:25 WIB
Hal inilah yang mendorong Syukron memutuskan untuk mencoba memperluas pasarnya melalui platform digital seperti TikTok dengan tujuan untuk menjangkau lebih banyak pembeli potensial.

Penyesuaian sistem berdagang dari offline ke online membuahkan hasil yang cukup baik. Syukron dapat kembali mengumpulkan modal dan berani untuk melakukan produksi dalam jumlah yang banyak, hingga mencoba untuk berjualan di platform digital seperti TikTok.

Dengan memanfaatkan beragam momen spesial seperti bulan Ramadhan, Syukron berhasil mencapai penjualan yang maksimal dimana momen ini merupakan momen tepat untuk mendapatkan banyak konsumen dimana biasanya kaftan daster dikenakan untuk ajang silaturahmi.

"Momen ini menjadi titik balik yang meyakinkan saya bahwa NH Dini Batik dapat berkembang lebih pesat lagi melalui platform TikTok, dan juga turut serta membuka lapangan pekerjaan baru untuk warga sekitar di daerah Pekalongan dengan jumlah karyawan yang dipekerjakan lebih banyak dibandingkan dengan toko offline yang sebelumnya ditekuni NH Dini Batik. Apalagi dengan kondisi sekarang di mana saya dapat memaksimalkan layanan Shop | Tokopedia," jelas Muhammad Syukron.

Baca Juga: Banjir Order di TikTok, Grosir Klamby Berdayakan Ribuan Pengrajin Fesyen Muslim Batik Lokal

Syukron turut aktif mengikuti beragam kampanye yang dijalankan langsung oleh TikTok bersama Tokopedia, salah satunya adalah kampanye #MelokalDenganBatik untuk memajukan UMKM lokal yang menekuni batik sebagai usahanya. Melalui kampanye ini, NH Dini Batik mencoba untuk mengaplikasikan strategi baru dengan melakukan sesi live hingga 6 jam setiap hari dan mencoba untuk mengunggah 20 lebih konten selama kampanye tersebut pada akun TikTok-nya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!