Baik untuk Kesehatan, Rasa Lapar saat Puasa Ternyata Bisa Perbaiki Sel Tubuh

Kamis, 21 Maret 2024 - 10:00 WIB


Bahkan dr. Nadia menyebut konsep ini telah memenangkan Nobel pada 2016 dalam bidang fisiologi atau kedokteran oleh Yoshinori Ohsumi, yang isinya mengungkapkan bahwa saat seseorang merasa lapar atau puasa dalam waktu 8-16 jam, maka dalam tubuhnya akan membentuk protein khusus yang disebut autophagosom.

“Nah ini yang kemudian akan menghancurkan atau memakan sel-sel berbahaya yang dihasilkan sel-sel mati dalam tubuh. Inilah yang kalau dalam umat Islam itu dikenal dengan puasa. Jadi sebenarnya konsep autofagi itu bahkan sudah ditemukan 15 abad yang lalu,” kata dr. Nadia.

Oleh karena itu, dr. Nadia mengatakan, jika saat berpuasa seseorang merasa lapar sebaiknya dinikmati saja, karena kondisi itu bisa menghasilkan manfaat yang luar biasa besar untuk kesehatan tubuh.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!