Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Minggu, 16 Agustus 2020 - 23:52 WIB
JAKARTA - Sebuah kesuksesan tidak hadir secara instan. Dalam prosesnya dibutuhkan tekad dan perjuangan yang tinggi. Hal tersebut sebagaimana dialami Septia Yetri Opani, yang tidak lain istri dari pengusaha muda Putra Siregar.
(Baca juga: Setelah Thank You, Next, Ariana Grande Rilis Parfum Baru R.E.M )
Wanita kelahiran Perawang, 9 September 1996 itu berkisah bahwa dirinya pernah mengalami fase-fase negatif dalam membangun bisnisnya. Namun, dengan keyakinan yang teguh, kini dia memiliki bisnis pakaian wanita bernama @assyifa_exclusive. Bersama sang suami, dia juga meraup sukses dalam usaha toko handphone PStore.
Jauh sebelumnya, Septia merupakan seorang karyawan di sebuah perusahaan di Batam. Saat itu, dia bekerja dari jam 07.00 hingga 17.00 WIB, sementara tepat di jam pulang kerjanya, dia harus kuliah. "Sering telat, dan dulu kalau telat disuruh keluar karena enggak boleh ikut jam pelajaran lagi," ujar Septia, pemilik akun Instagram @septiasiregar17, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (16/8).
"Saya kerja ya untuk ngebiayain kuliah saya. Karena saya bercita-cita ingin jadi seorang pebisnis waktu itu. Karena sering telat dan sering disuruh keluar karena telat jam pelajaran, saya memutuskan berhenti kerja dan coba berjualan online," lanjut Septia, yang kala itu kuliah di jurusan Manajemen Bisnis.
Kali pertama berbisnis, ibu dari Assyifa Ramadhani Siregar (@assyifasiregar) dan Muhammad Khalid Attar Siregar (@khalidsiregarr) itu berdagang pakaian dengan sistem dropship. Selanjutnya, dengan didukung suami, dia juga jualan kosmetik melalui Instagram. Bahkan, Septia pernah juga menjalankan franchise merchandise Atta Halilintar , yakni AHHA.
(Baca juga: Atta Halilintar Youtuber Terdahsyat di Dahsyatnya Awards 2020 )
"Saya banyak belajar dari suami saya, beliau juga mentor saya dalam berbisnis karena beliau lebih banyak pengalamannya, jadi saya sering mencontek ilmunya," ungkap Septia, yang pernah menjadi juara pertama kejuaraan pencak silat semasa SMP di Batam.
Dengan menjalankan banyak bisnis, Septia berharap dapat menciptakan banyak lapangan pekerjaan, sehingga bisa bermanfaat bagi orang banyak. Sedangkan dalam kegiatan sosial, Septia sering membagikan sembako, mengajak anak-anak muda peduli terhadap lingkungan dan orang sekitar, serta menciptakan bibit-bibit pengusaha muda baru dengan melaksanakan kegiatan seperti terjun langsung ke lapangan.
(Baca juga: Setelah Thank You, Next, Ariana Grande Rilis Parfum Baru R.E.M )
Wanita kelahiran Perawang, 9 September 1996 itu berkisah bahwa dirinya pernah mengalami fase-fase negatif dalam membangun bisnisnya. Namun, dengan keyakinan yang teguh, kini dia memiliki bisnis pakaian wanita bernama @assyifa_exclusive. Bersama sang suami, dia juga meraup sukses dalam usaha toko handphone PStore.
Jauh sebelumnya, Septia merupakan seorang karyawan di sebuah perusahaan di Batam. Saat itu, dia bekerja dari jam 07.00 hingga 17.00 WIB, sementara tepat di jam pulang kerjanya, dia harus kuliah. "Sering telat, dan dulu kalau telat disuruh keluar karena enggak boleh ikut jam pelajaran lagi," ujar Septia, pemilik akun Instagram @septiasiregar17, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (16/8).
"Saya kerja ya untuk ngebiayain kuliah saya. Karena saya bercita-cita ingin jadi seorang pebisnis waktu itu. Karena sering telat dan sering disuruh keluar karena telat jam pelajaran, saya memutuskan berhenti kerja dan coba berjualan online," lanjut Septia, yang kala itu kuliah di jurusan Manajemen Bisnis.
Kali pertama berbisnis, ibu dari Assyifa Ramadhani Siregar (@assyifasiregar) dan Muhammad Khalid Attar Siregar (@khalidsiregarr) itu berdagang pakaian dengan sistem dropship. Selanjutnya, dengan didukung suami, dia juga jualan kosmetik melalui Instagram. Bahkan, Septia pernah juga menjalankan franchise merchandise Atta Halilintar , yakni AHHA.
(Baca juga: Atta Halilintar Youtuber Terdahsyat di Dahsyatnya Awards 2020 )
"Saya banyak belajar dari suami saya, beliau juga mentor saya dalam berbisnis karena beliau lebih banyak pengalamannya, jadi saya sering mencontek ilmunya," ungkap Septia, yang pernah menjadi juara pertama kejuaraan pencak silat semasa SMP di Batam.
Dengan menjalankan banyak bisnis, Septia berharap dapat menciptakan banyak lapangan pekerjaan, sehingga bisa bermanfaat bagi orang banyak. Sedangkan dalam kegiatan sosial, Septia sering membagikan sembako, mengajak anak-anak muda peduli terhadap lingkungan dan orang sekitar, serta menciptakan bibit-bibit pengusaha muda baru dengan melaksanakan kegiatan seperti terjun langsung ke lapangan.
tulis komentar anda