Bedah Bariatrik Makin Populer untuk Turunkan Berat Badan, tapi Kenali Juga Risikonya
Rabu, 08 Mei 2024 - 16:38 WIB
Ada juga pemasangan banding lambung dengan menempatkan benda berbentuk cincin di sekitar bagian atas lambung sebagai pembatas porsi makan. "Pada tindakan ini (bariatrik) lambung pasien akan dipotong 80 persen dan hanya disisakan 20 saja," terangnya.
Iwan mengungkapkan, cara ini paling efektif untuk menurunkan berat badan hingga 40 persen. Apakah berisiko? Menurutnya, operasi adalah operasi. Baik operasi besar maupun kecil membawa efek samping atau risiko.
"Konsekuensi dari operasi ini bisa berupa pendarahan, bocor hingga pasien mengalami kurang gizi (risiko jangka panjang)," paparnya.
Karena itu, bariatrikhanya akan ditujukan kepada pasien morbid obesity. Dengan kategori BMI lebih dari 40 atau obesitas kelas 3, kemudian bisa juga bagi orang dengan obesitas kelas 1 dan 2 namun memiliki penyakit.
Baca Juga: Cegah Dehidrasi dan Heat Stroke, Jemaah Haji Indonesia Harus Banyak Minum di Arab Saudi
Iwan mengungkapkan, cara ini paling efektif untuk menurunkan berat badan hingga 40 persen. Apakah berisiko? Menurutnya, operasi adalah operasi. Baik operasi besar maupun kecil membawa efek samping atau risiko.
"Konsekuensi dari operasi ini bisa berupa pendarahan, bocor hingga pasien mengalami kurang gizi (risiko jangka panjang)," paparnya.
Karena itu, bariatrikhanya akan ditujukan kepada pasien morbid obesity. Dengan kategori BMI lebih dari 40 atau obesitas kelas 3, kemudian bisa juga bagi orang dengan obesitas kelas 1 dan 2 namun memiliki penyakit.
Baca Juga: Cegah Dehidrasi dan Heat Stroke, Jemaah Haji Indonesia Harus Banyak Minum di Arab Saudi
Lihat Juga :