Bunda, Ini Kebiasaan yang Menyebabkan Produksi ASI Seret

Selasa, 14 Mei 2024 - 21:30 WIB
Sehingga, ketika ASI kosong setelah menyusui anak, maka secara alamiah akan merangsang produksi ASI dalam payudara untuk kembali mengisinya. Namun, kebiasaan memerah ASI karena tidak bisa memberikannya secara langsung kepada anak bisa memengaruhi produksi.

Menurutnya, memerah ASI tidak sama dengan isapan bayi secara langsung. Sebab, memerah ASI pada sebagian kasus tidak bisa sampai mengosongkan ASI. Hal ini berbeda dengan isapan bayi yang bisa mengonsumsi ASI hingga kosong.

"ASI seret itu biasanya kalau ibunya sudah mulai perah-perah karena sering ditinggal bayinya. Kalau itu terjadi maka orang kalau memerah itu tidak sama dengan isapan bayi," jelasnya.

Terlebih para ibu-ibu yang sibuk bekerja, banyak orang yang tidak rutin memerah ASI setiap dua jam sekali. Sehingga kebiasaan ini tanpa sadar bisa memicu ASI seret lantaran tak rutin diperah.

Baca Juga: Tak Cuma Bikin Rileks, Prenatal Yoga Juga Bantu Persiapkan Kelancaran ASI

"Apalagi kalau perah kan biasanya ibunya sibuk ya kerja dan segala macam itu belum tentu 2 jam sekali dia perah. Kadang-kadang perahnya cuman ketika istirahat makan siang,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!