Sering Marah-marah Menyebabkan Darah Tinggi, Mitos atau Fakta?
Jum'at, 17 Mei 2024 - 20:00 WIB
Sering marah-marah dipercaya bisa menyebabkan seseorang darah tinggi atau hipertensi. Banyak yang menganggap mitos, namun tidak sedikit yang mempercayainya. Foto/Istock Photo
JAKARTA - Sering marah-marah dipercaya bisa menyebabkan seseorang darah tinggi atau hipertensi. Banyak yang menganggap hal tersebut hanya sekadar mitos, namun tidak sedikit juga yang mempercayainya sebagai sebuah fakta kesehatan.
Meski demikian, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa sering marah-marah menyebabkan darah tinggi jangka panjang. Dokter Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi, Dr. Tunggul D. Situmorang mengatakan, marah-marah yang diakibatkan oleh stres memang dapat menyebabkan tekanan darah meningkat sementara.
Ini karena reaksi tubuh terhadap marah akibat stres dapat memengaruhi tekanan darah. Tubuh menghasilkan gelombang hormon saat seseorang berada dalam situasi stres atau marah.
Hormon-hormon itulah yang sementara meningkatkan tekanan darah dengan menyebabkan jantung berdetak lebih cepat dan pembuluh darah menyempit.
Meski demikian, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa sering marah-marah menyebabkan darah tinggi jangka panjang. Dokter Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi, Dr. Tunggul D. Situmorang mengatakan, marah-marah yang diakibatkan oleh stres memang dapat menyebabkan tekanan darah meningkat sementara.
Ini karena reaksi tubuh terhadap marah akibat stres dapat memengaruhi tekanan darah. Tubuh menghasilkan gelombang hormon saat seseorang berada dalam situasi stres atau marah.
Hormon-hormon itulah yang sementara meningkatkan tekanan darah dengan menyebabkan jantung berdetak lebih cepat dan pembuluh darah menyempit.
Lihat Juga :