Makan Tengah Malam Tingkatkan Risiko Diabetes, Jangan Jadi Kebiasaan!
Selasa, 11 Juni 2024 - 14:14 WIB
Hal tersebut telah diungkapkan dalam penelitian berjudul 'Interplay of Dinner Timing and MTNR1B Type 2 Diabetes Risk Variant on Glucose Tolerance and Insulin Secretion: A Randomized Crossover Trial'.
Dokter Nadia menerangkan, penelitian itu terbagi atas dua subjek. Subjek pertama dijadwalkan makan malam 4 jam sebelum waktu tidur (early eat), dan subjek kedua makan satu jam sebelum tidur biasa (late eat).
Dijelaskan juga bahwa setiap subjek dalam penelitian itu diharuskan menjalani tes toleransi glukosa oral dan hasilnya harus menjadi perhatian kita bersama.
"Hasilnya, terjadi kenaikan kadar glukosa pada subjek late eat daripada early eat," kata dr Nadia dalam video edukasi kesehatan di Instagram @nadialaydrus, dikutip Selasa (11/6/2024).
Hasil berikutnya adalah, pada subjek late eat, mereka mengalami penurunan kadar insulin dibandingkan subjek early eat. Kemudian, diketahui juga bahwa kadar melatonin meningkat akibat makan sebelum tidur.
Baca Juga: Ajaib! 2 Bahan Dapur Murah Ini Ternyata Ampuh Cegah Asam Urat dan Kanker
Dokter Nadia menerangkan, penelitian itu terbagi atas dua subjek. Subjek pertama dijadwalkan makan malam 4 jam sebelum waktu tidur (early eat), dan subjek kedua makan satu jam sebelum tidur biasa (late eat).
Dijelaskan juga bahwa setiap subjek dalam penelitian itu diharuskan menjalani tes toleransi glukosa oral dan hasilnya harus menjadi perhatian kita bersama.
"Hasilnya, terjadi kenaikan kadar glukosa pada subjek late eat daripada early eat," kata dr Nadia dalam video edukasi kesehatan di Instagram @nadialaydrus, dikutip Selasa (11/6/2024).
Hasil berikutnya adalah, pada subjek late eat, mereka mengalami penurunan kadar insulin dibandingkan subjek early eat. Kemudian, diketahui juga bahwa kadar melatonin meningkat akibat makan sebelum tidur.
Baca Juga: Ajaib! 2 Bahan Dapur Murah Ini Ternyata Ampuh Cegah Asam Urat dan Kanker
Lihat Juga :